Konten Media Partner

Bebaskan Desa Antong dari Keterisoliran, Pemkab Aceh Barat Buka Jalan Baru

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pembukaan jalan baru di Desa Antong, Aceh Barat. Foto: Siti Aisyah/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Pembukaan jalan baru di Desa Antong, Aceh Barat. Foto: Siti Aisyah/acehkini

Pemerintah Kabupaten Aceh Barat membuka jalur baru untuk menghubungkan Desa Antong, Kecamatan Panton Reu, yang berada di pedalaman dengan Desa Lango, Kecamatan Pante Ceureumen. Pembangunan jalan itu diharapkan menghapus daerah terisolir sehingga memudahkan akses warga menuju ibu kota kabupaten.

Desa Antong berada jauh di pedalaman Aceh Barat. Selama ini ada dua akses utama menuju desa itu, yakni melalui jalan Desa Meutulang dengan waktu tempuh selama 2,5 jam; atau melewati Desa Sibintang memakan waktu tempuh 2 jam dengan jalanan rusak parah dan sulit dilintasi mobil.

Jika jalan itu rampung, akses ke Desa Antong diprediksi akan lebih mudah dan tidak membutuhkan waktu yang terlalu lama.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh Barat, Kurdi, mengatakan pembangunan jalan Antong-Lango itu direncanakan dengan panjang total 14,5 kilometer. Pembukaan jalur itu bagian dari pengerjaan lanjutan yang telah dilakukan sejak 2018-2019.

Menurut Kurdi, pembangunan sepanjang 2,2 kilometer dari jalan itu akan dibantu personel TNI melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) 2020. Sebelumnya mereka juga telah membuka jalur di sana sepanjang 3,6 kilometer.

"Sekitar 10 kilometer lagi yang perlu dilakukan terobosan dan itu sudah berjalan beberapa hari ini. Kami menangani sekitar 5,5 kilometer dengan pagu anggaran Rp 6,5 miliar, sementara Kodim 0105 lewat TMMD akan menangani 2,2 kilometer, pagu anggarannya Rp 1 miliar,” ujar Kurdi kepada acehkini, Senin (16/6).

Lokasi jalan baru di pedalaman Aceh Barat. Foto: Siti Aisyah/acehkini

Kurdi menambahkan, pengerjaan jalan dilakukan bertahap dari membuka jalur baru dengan membelah bukit Lango hingga pengaspalan yang akan dilakukan pada tahun depan. "Dengan begitu, mobilitas sawit yang dulunya sulit masuk, jadi bisa masuk ke kawasan tersebut melalui jalan ini,” katanya.

Kurdi menyebut jalan itu termasuk proyek jalan lingkar yang menghubungkan semua daerah di Kabupaten Aceh Barat. Jika jalan lingkar rampung, Kurdi yakin akan berdampak terhadap peningkatan gairah ekonomi masyarakat dan memudahkan akses warga pedalaman. [] Siti Aisyah