Demo Tolak Harga BBM Naik di Aceh Berlanjut Depan Kantor Gubernur
·waktu baca 1 menit

Demonstrasi menolak kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) berlanjut di hari kedua, Selasa (6/9) di depan kantor Gubernur Aceh, Jalan Teuku Nyak Arief, Kota Banda Aceh. Senin kemarin, aksi serupa digelar di kantor Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Aceh.
Hari ini, massa dari ratusan mahasiswa bergerak ke kantor gubernur sekitar pukul 13.00 WIB. Mereka memenuhi satu ruas jalan dan mendesak agar dibiarkan masuk ke halaman kantor.
Sejam berselang, petugas membuka pintu gerbang kantor gubernur. Massa masuk ke halaman dan berorasi di pelataran. Mereka mengusung sejumlah spanduk bertulisan protes kenaikan harga BBM. Massa diterima oleh Muhammad MTA, perwakilan Pemerintah Aceh yang menemui para demonstran.
Adapun aksi demo kemarin, mahasiswa menduduki gedung utama Dewan Perwakilan Rakyat Aceh. Ketua DPR Aceh, Saiful Bahri alias Pon Yaya mengamini tuntutan mahasiswa dengan turut mendesak pemerintah pusat menurunkan harga BBM.
"Kami atas nama lembaga DPR Aceh, ketua dan seluruh anggota, mendesak pemerintah untuk segera menurunkan harga BBM dan tarif listrik," katanya.
