Konten Media Partner

Eks Panglima GAM Muzakir Manaf Dikukuhkan Jadi Waliyul ‘Ahdi Wali Nanggroe Aceh

27 Desember 2022 15:23 WIB
·
waktu baca 2 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al-Haythar mengukuhkan Muzakir Manaf sebagai Waliyul 'Ahdi masa bakti 2022-2026, Selasa (27/12). Foto: Abdul Hadi/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Wali Nanggroe Aceh Teungku Malik Mahmud Al-Haythar mengukuhkan Muzakir Manaf sebagai Waliyul 'Ahdi masa bakti 2022-2026, Selasa (27/12). Foto: Abdul Hadi/acehkini
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Eks Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM), Muzakir Manaf (Mualem), resmi dikukuhkan sebagai Waliyul 'Ahdi masa bakti 2022-2026. Pelantikan dilakukan oleh Wali Nanggroe PYM Teungku Malik Mahmud Al-Haythar di Meuligoe Wali Nanggroe Aceh, Selasa (27/12/2022).
ADVERTISEMENT
Dalam sambutannya saat melantik Muzakir Manaf sebagai Waliyul 'Ahdi, Wali Nanggroe menyebutkan keberadaan Waliyul ‘Ahdi sebagai salah satu perangkat kerja Lembaga Wali Nanggroe merupakan salah satu implementasi dari kekhususan dan keistimewaan Aceh, juga telah diatur secara rinci dalam Reusam Wali Nanggroe Nomor 1 Tahun 2020.
"Waliyul ‘Ahdi adalah pemangku Wali Nanggroe, atau orang yang melaksanakan tugas, fungsi dan kewenangan, apabila Wali Nanggroe tidak dapat melaksanakan tugas secara berkelanjutan, atau berhalangan tetap,” ujar Wali Nanggroe.
Selain itu, Waliyul ‘Ahdi juga melaksanakan tugas-tugas yang didelegasikan oleh Wali Nanggroe Aceh.
Eks Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) Muzakir Manaf yang didampingi istrinya, dipeusijuek (tepung tawari) usai dikukuhkan sebagai Waliyul 'Ahdi oleh Wali Nanggroe Teungku Malik Mahmud Al-Haythar, Selasa (27/12). Foto: Abdul Hadi/acehkini
Dengan telah dilantiknya secara resmi Waliyul ‘Ahdi pada hari ini, Wali Nanggroe yakin ke depan Lembaga Wali Nanggroe akan lebih maksimal dalam melaksanakan tugas dan kewenangan, khususnya dalam upaya implementasi MoU Helsinki dan Undang-Undang Pemerintah Aceh (UUPA) serta menjaga perdamaian Aceh yang berkelanjutan.
ADVERTISEMENT
"Saya mengucapkan selamat atas pelantikan ini, dan mari sama-sama kita curahkan tenaga serta pikiran untuk membangun Aceh sesuai kehendak perdamaian Aceh," kata Wali Nanggroe.
Kabag Humas dan Kerja Sama Wali Nanggroe, M Nasir Syamaun, mengatakan pengukuhan Muzakir Manaf (Mualem) sebagai Waliyul ‘Ahdi diawali dengan pembacaan naskah pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan oleh Wali Nanggroe, dan kemudian Wali Nanggroe mem-peusijuek (tepung tawar) Mualem.
"Usai pengukuhan, Wali Nanggroe bersama Waliyul ‘Ahdi dan perangkat kerja Lembaga Wali Nanggroe lainnya berziarah ke Makam Sultan Iskandar Muda, dalam rangka Haul yang ke-386," ujar Nasir. []