Foto: Melihat Proses Pembuatan Cincau yang Laris Saat Ramadan
·waktu baca 1 menit

Cincau, menjadi bahan campuran minuman dan makanan favorit bagi warga Aceh di bulan Ramadan. Makanan kaya nutrisi sejenis agar-agar atau gel ini diproduksi dari tananan Mesona Procumbens dan Mesona Chinensis. Tanaman ini banyak terdapat di Tiongkok, dalam Hokkian disebut xiancao,
Di Banda Aceh, ada satu pabrik cincau yang diwariskan turun-temurun oleh leluhur Yuk Fa, pengelola saat ini. Terletak di Gampong Laksana, Banda Aceh, pabrik ini memproduksi cincau rata-rata 500 kaleng per hari di bulan Ramadan.
Yuk Fa berencana manaikkan harga cincau seiring naiknya harga gas elpiji dan sejumlah bahan baku cincau lainnya.
“Bagi kami harusnya harga Cincau juga dinaikkan. Tapi karena ini bulan puasa saya tunda dulu (menaikkan harga), kasian kalau dinaikkan. Nanti siap lebaran mau tak mau harus dijual 25 ribu per kaleng, sebelumnya 20 ribu,” kata Yuk Fa.
