Konten Media Partner

Foto: Melihat Vaksinasi COVID-19 bagi Ibu Hamil di Aceh

ACEHKINIverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ketua TP PKK Aceh Dyah Erti Idawati berbicara dengan seorang ibu hamil yang bersiap untuk mengikuti vaksinasi COVID-19 di aula RSIA Aceh, Kamis (26/8). Foto: Abdul Hadi/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Ketua TP PKK Aceh Dyah Erti Idawati berbicara dengan seorang ibu hamil yang bersiap untuk mengikuti vaksinasi COVID-19 di aula RSIA Aceh, Kamis (26/8). Foto: Abdul Hadi/acehkini

Ketua Tim Penggerak PKK Aceh Dyah Erti Idawati secara resmi membuka Pencanangan Vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil di Aceh, Kamis (26/8/2021). Pencanangan vaksinasi bagi ibu hamil tersebut dilaksanakan di aula Rumah Sakit Ibu dan Anak (RSIA) Aceh di Kota Banda Aceh.

Dyah mengatakan, vaksinasi untuk ibu hamil sangat penting dilakukan untuk memberikan perlindungan lebih bagi ibu dan bayinya. Sebab serangan virus corona pada ibu hamil bisa berdampak pada kesehatan janin, bahkan tidak sedikit bayi terkena COVID-19 akibat tertular dari ibunya sendiri.

"Setiap dari upaya kita lakukan adalah upaya menyelamatkan masyarakat, apalagi ini terkait ibu hamil. Kami PKK juga konsen terhadap itu dengan terus melakukan peningkatan SDM terutama untuk menurunkan angka kematian ibu dan bayi, sama hal dengan vaksinasi ini," kata Dyah.

Seorang ibu hamil di Aceh menerima suntikan vaksin COVID-19 di aula RSIA Aceh, Kamis (26/8). Foto: Abdul Hadi/acehkini

Karena itu, lanjutnya, vaksinasi bagi ibu hamil sangat penting dilakukan karena merekalah yang akan melahirkan dan merawat generasi penerus bangsa yang perlu mendapatkan perlindungan dari negara.

"Oleh sebab itu, penting bagi para ibu segera mendaftar sebagai peserta vaksin agar lebih tangguh menghadapi ancaman COVID-19," ujarnya.

Ketua TP PKK Aceh juga mengingatkan kepada para ibu hamil agar tidak mudah mempercayai hoaks atau informasi bohong yang menyebutkan vaksin berbahaya bagi tubuh.

Ibu hamil mengantre untuk vaksinasi COVID-19 yang dilaksanakan di RSIA Aceh, Kamis (26/8). Foto: Abdul Hadi/acehkini

"Sebaiknya para ibu hamil dan semua warga Aceh usia di atas 18 tahun segeralah datang ke pusat layanan kesehatan terdekat untuk mendapatkan vaksin. Dengan partisipasi vaksinasi, berarti kita tidak hanya dapat melindungi diri dan keluarga, tapi juga berperan melindungi orang lain. Dengan cakupan vaksinasi menyeluruh, Insya Allah aktivitas masyarakat akan kembali normal," sebutnya.

Sementara itu, Direktur RSIA Aceh dr Munawar mengatakan, pelaksanaan vaksinasi bagi ibu hamil sudah dilaksanakan sejak 2 Agustus lalu, dimulai pada ibu hamil yang tinggal pada daerah yang beresiko tinggi terhadap penularan COVID-19.

Seorang ibu hamil di Aceh bersiap menerima suntikan vaksin COVID-19 di aula RSIA Aceh, Kamis (26/8). Foto: Abdul Hadi/acehkini

"Vaksin yang digunakan untuk ibu hamil adalah vaksin Sinovac dan Moderna. Ibu hamil yang bisa divaksinasi yaitu usia kandungannya di atas 12 minggu dan paling lambat usia kehamilan 33 minggu," jelasnya.

Munawar mengharapkan pencanangan vaksinasi tersebut mampu meningkatkan imunitas para ibu hamil di Aceh, serta bisa melindungi mereka dan calon bayi dari paparan COVID-19.

Berikut foto-fotonya:

Pencanangan vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil dilaksanakan di aula RSIA Aceh, Kamis (26/8). Foto: Abdul Hadi/acehkini
Petugas vaksinasi (vaksinator) bersiap menyuntikkan vaksin pada pencanangan vaksinasi COVID-19 bagi ibu hamil di RSIA Aceh, Kamis (26/8). Foto: Abdul Hadi/acehkini
Ibu hamil berfoto usai menerima suntikan vaksin COVID-19 di aula RSIA Aceh. Foto: Abdul Hadi/acehkini
Ketua TP PKK Aceh menyerahkan bingkisan kepada ibu hamil yang telah menerima suntikan vaksinasi COVID-19 di RSIA Aceh, Kamis (26/8). Foto: Abdul Hadi/acehkini
Adv Pemerintah Aceh.
kumparan post embed