Konten Media Partner

Foto: Nasib Pembuat Tahu yang Terimbas Harga BBM

ACEHKINIverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pekerja sedang membuat tahu. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Pekerja sedang membuat tahu. Foto: Suparta/acehkini

Naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) ikut mengerek harga kedelai, kenaikan tersebut berimbas pada harga dan produksi tahu di Banda Aceh.

“Begitu harga BBM naik, harga kedelai juga ikutan naik. Sebelumnya 12 ribu per kilogram, kini jadi 13 ribu,” kata Mulizar, pemilik Pabrik Tahu Timbul Jaya, Gueceu Kaye Jato, Banda Aceh, Rabu (14/9/2022).

Akibat naiknya harga kedelai, Mulizar terpaksa menaikkan harga jual tahu produksinya. “Dulu kita jual 45 ribu per papan, sekarang kita naikknya 2 ribu rupiah. Masalah lain muncul lagi, sekarang daya beli masyarakat berkurang,” katanya.

Kacang kedelai untuk produksi tahu. Foto: Suparta/acehkini

Akibat menurunnya daya beli, Mulizar terpaksa mengurangi jumlah produksi. Sebelumnya 600 kilogram kedelai dihabiskan tiap hari, kini hanya setengahnya saja. Dia juga terpaksa mengurangi jumlah karyawan, dari 10 orang menjadi 7 orang saja. []

Menggiling kedelai untuk pembuatan tahu. Foto: Suparta/acehkini
Memasak kacang kedelai. Foto: Suparta/acehkini
Proses pembuatan tahu. Foto: Suparta/acehkini
Proses membuat tahu di Banda Aceh. Foto: Suparta/acehkini
memotong tahu. Foto: Suparta/acehkini