Foto: Para Pemudik di Terminal Bus Banda Aceh

Bersama istri dan kedua anaknya, Jack memasuki sebuah bus di Terminal Terpadu Batoh, Banda Aceh, Sabtu (1/5/21) malam. Perkerja swasta itu memilih mudik lebih awal ke Binjai, Sumatara Utara.
“Takut nanti tidak bisa pulang lagi, ada larangan mudik kan?” Kata Jack sambil meyebut larangan mudik yang diserukan pemerintah untuk mencegah penyebaran COVID-19.
Walau dalam dua hari terakhir jumlah penumpang yang berangkat menuju Sumatera Utara meningkat drastis di Terminal Batoh, namun harga tiket masih dijual normal, antara Rp 180-200 ribu, tergantung jenis bus yang ditumpangi.
“Sementara untuk pemesan, kita hanya menjual sampai tanggal 4 Mei. Untuk tanggal di atasnya tidak jual dulu, kita tunggu keputusan baru nanti,” sebut Marzuki, seorang penjual tiket di Terminal Terpadu Batoh.
Salah seorang sopir bus trayek Banda Aceh-Medan, Razali, mengaku mengaku malam ini adalah trip terakhirnya membawa penumpang. “Sejauh ini perjalanan masih lancar, belum ada razia terhadap pemudik di perbatasan Aceh-Sumut,” katanya.
