Konten Media Partner

Indeks Pembangunan Manusia Aceh di atas Rata-rata Nasional

ACEHKINIverified-green

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi masyarakat Aceh melaksanakan salat Idul Fitri 2020 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Foto: Abdul Hadi/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi masyarakat Aceh melaksanakan salat Idul Fitri 2020 di Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh. Foto: Abdul Hadi/acehkini

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Indonesia tahun 2020 berada di angka 71,94 atau tumbuh 0,03 persen (meningkat 0,02 poin), dibandingkan capaian tahun sebelumnya yang sebesar 71,92. Angka tersebut menempatkan IMP Aceh berada di atas rata-rata nasional.

Penjelasan tersebut disampaikan Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto pada Jumat (19/2/2021), merujuk data terbaru yang dikeluarkan BPS.

Berdasarkan data BPS, kata Iswanto, capaian IPM Aceh tahun 2020 juga meningkat jika dibandingkan capaian tahun 2019 yang berada di angka 71,90 atau tumbuh hingga 0,09 persen. “Alhamdulillah, ini capaian yang harus kita syukuri, bahwa Indeks Pembangunan Manusia di Aceh terus meningkat, dan bahkan berada di atas nilai rata-rata nasional,” ujar Iswanto.

Menurut Iswanto, meningkatnya IPM disebabkan oleh peningkatan pada empat komponen pembentuk indeks. Ke empat komponen tersebut yakni, indikator umur harapan hidup atau rata-rata usia tertua masyarakat, indikator harapan lama sekolah, rata-rata lama sekolah, dan tingkat standar hidup layak alias pendapatan per kapita.

Muhammad Iswanto

Dengan capaian ini, Indeks Pembangunan Manusia Aceh disebut berada pada status tinggi nasional. Lebih lanjut, Iswanto menjelaskan, jika dilihat berdasarkan angka indeks tertinggi, Aceh berhasil mengungguli 23 provinsi lainnya di Indonesia.

Iswanto menyebutkan, berdasar data BPS, hanya 10 provinsi yang indeksnya berada di atas Aceh, yaitu; DKI Jakarta DI Yogyakarta, Kalimantan Timur, Kepulauan Riau, Bali, Sulawesi Utara , Riau, Banten, Sumatera Barat, dan Jawa Barat.

Dari semua provinsi tersebut hanya Provinsi DKI Jakarta yang IMP-nya disebut berada pada status ‘sangat tinggi’. []

Dok. Bappeda Aceh