Konten Media Partner

Jelang Tahapan Pemilu 2024, Panwaslih Aceh Buka Pendaftaran untuk Pemantau

ACEHKINIverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang pengawas Pemilu 2019 memperagakan stop money politic saat apel siaga pengawasan di Banda Aceh, Jumat (12/4/2019). Foto: Adi Warsidi/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pengawas Pemilu 2019 memperagakan stop money politic saat apel siaga pengawasan di Banda Aceh, Jumat (12/4/2019). Foto: Adi Warsidi/acehkini

Jelang dimulainya tahapan Pemilu 2024, Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) Aceh membuka dan menerima pendaftaran untuk Pemantau Pemilu di wilayah provinsi Aceh, Sabtu (1/6/2022).

Koordinator Divisi Pengawasan dan Hubungan Antar-Lembaga Panwaslih Provinsi Aceh, Marini, mengatakan penerimaan pendaftaran pemantau Pemilu akan terlayani lewat ‘Meja Layanan Pemantau Pemilu 2024’ yang baru diluncurkan oleh Bawaslu Republik Indonesia pada Jumat kemarin.

“Ini merupakan upaya pencegahan dini pada setiap indikasi kecurangan dalam Pemilu, dengan pembukaan yang cepat, akan membuka akses seluas-luasnya kepada masyarakat agar dapat memantau semua tahapan Pemilu yang berlangsung,” kata Marini.

kumparan post embed

Dia menambahkan, organisasi atau lembaga yang ingin mendaftarkan diri menjadi bagian dari pemantau akan semakin mudah karena Panwaslih menyediakan meja khusus untuk pelayanan pendaftaran dan informasi untuk para pemantau. Syarat pendaftaran; lembaga yang berbadan hukum, netral, non-partisan, independen dan mempunyai sumber dana yang jelas.

“Partisipasi masyarakat sangat diharapkan dalam pemantauan baik perseorangan maupun lembaga, sesuai peraturan yang telah ditetapkan,” tambahnya.

Pada Pemilu 2019 lalu, tercatat sebanyak 12 lembaga terlibat memantau Pemilu di Aceh, sementara untuk keseluruhan, Bawaslu Republik Indonesia mencatat sedikitnya 136 pemantau Pemilu yang ikut berpartisipasi. [] Misrie