Konten Media Partner

Kasus Corona Naik 100, Warga Aceh Diimbau Taat Prokes saat Belanja Baju Lebaran

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Suasana Pasar Aceh umumnya pengunjung berbelanja baru baru jelang lebaran, Mei 2020.  Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Suasana Pasar Aceh umumnya pengunjung berbelanja baru baru jelang lebaran, Mei 2020. Foto: Suparta/acehkini

Kasus positif corona di Aceh yang tercatat hingga saat ini mencapai 11.802 orang. Jumlah itu merupakan akumulasi sejak kasus pertama diumumkan pada 27 Maret 2020 lalu.

Berdasarkan laporan yang disampaikan Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh Saifullah Abdulgani, terdapat penambahan 100 kasus baru positif corona dalam sehari pada Sabtu (8/5/2021).

"Kasus positif Coronavirus Disease 2019 (COVID-19) di Aceh bertambah lagi sebanyak 100 kasus, sehingga kasus aktif kini menjadi 1.366 orang," kata pria yang akrab disapa SAG itu dalam keterangan tertulisnya, Sabtu malam.

kumparan post embed

Sementara itu, lanjut SAG, dalam kurun 24 jam terakhir sebanyak lima orang dilaporkan sudah sembuh dari perawatan atau isolasi mandiri, dan empat orang dilaporkan meninggal dunia.

"Kasus-kasus positif baru yang dilaporkan terakhir didominasi warga Kota Banda Aceh juga mencapai 34 orang dari seluruh kasus harian,” sebutnya.

SAG menjelaskan, selain Kota Banda Aceh, tren peningkatan kasus positif harian juga terjadi di Kabupaten Aceh Besar, Kota Lhokseumawe, Kota Langsa dan Kabupaten Aceh Tamiang.

Polwan Polresta Banda Aceh menyosialisasi dan edukasi prokes kepada warga di pusat perbelanjaan menjelang lebaran Idul Fitri 2021. Foto: Dok. Polresta Banda Aceh

Pihaknya menduga peningkatan kasus positif COVID-19 tersebut terkait dengan mobilitas penduduk dari gampong (desa) ke kota kabupaten cenderung meningkat menjelang lebaran.

Ia mengatakan, orang-orang dari pelbagai gampong umumnya berbelanja kebutuhan lebaran ke kota-kota kabupaten, seperti membeli bahan-bahan kue lebaran dan baju baru.

Juru Bicara Pemerintah Aceh itu mengimbau, agar masyarakat yang melakukan aktivitas belanja di pasar tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan (prokes), seperti memakai masker dan tidak berdesak-desakan.

"Begitu tiba di rumah segera mandi yang bersih dan ganti pakaian sebelum menyentuh bayi, anak balita, dan mendekati orang tua," ujarnya.

Update Data Kasus COVID-19

Selanjutnya, SAG melaporkan data akumulatif kasus COVID-19 di Aceh per 8 Mei 2021. Jumlah kasus COVID-19 secara akumulatif telah mencapai 11.802 orang.

Dari total jumlah tersebut, para penyintas yang sembuh dari COVID-19 sebanyak 9.968 orang. Pasien masih dirawat (kasus aktif) 1.366 orang, dan penderita yang meninggal dunia mencapai 468 orang.

"Penambahan data akumulatif tersebut termasuk penambahan 100 kasus konfirmasi baru COVID-19 selama waktu 24 jam terakhir, pasien yang sembuh sebanyak lima orang, dan empat orang yang dilaporkan meninggal dunia," kata SAG.

video youtube embed

Ia merincikan, kasus-kasus positif baru itu meliputi warga Banda Aceh 34 orang, Aceh Besar 23 orang, Lhokseumawe 9 orang, Langsa 8 orang, dan Pidie 6 orang. Sementara warga Aceh Utara dan Bireuen sama-sama 5 orang. Kemudian warga Aceh Tamiang 3 orang, Pidie Jaya 2 orang, warga Gayo Lues 1 orang, dan 4 dari luar Aceh.

SAG menambahkan, sementara lima pasien yang dinyatakan sembuh terdiri dari warga Bireuen sebanyak 3 orang dan 2 warga Pidie. Sedangkan kasus meninggal dunia bertambah 4 orang lagi masing-masing satu orang warga Aceh Utara, Bireuen, Pidie Jaya, dan warga Aceh Selatan.

"Empat orang yang dilaporkan meninggal dunia, 24 jam terakhir," ujarnya.

ADV Pemerintah Aceh
kumparan post embed