Konten Media Partner

Mahasiswa KKN USK Bagi Masker di Aceh Besar untuk Cegah Corona

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mahasiswa KKN Universitas Syiah Kuala (USK) memakai masker kepada warga saat membagikan masker gratis di Desa Lambitra, Aceh Besar. Foto: Dok. acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Mahasiswa KKN Universitas Syiah Kuala (USK) memakai masker kepada warga saat membagikan masker gratis di Desa Lambitra, Aceh Besar. Foto: Dok. acehkini

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Syiah Kuala Banda Aceh membagikan masker gratis kepada warga Gampong (Desa) Lambitra, Kecamatan Darussalam, Kabupaten Aceh Besar, Aceh. Pemberian penutup hidung dan mulut secara gratis itu untuk mencegah penularan virus corona.

Pembagian masker dilakukan oleh mahasiswa dari Kelompok PA240 pada Kamis (28/1/2021). Mahasiswa mendatangi masyarakat dan menyosialisasikan pentingnya penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan COVID-19. Mahasiswa juga memakaikan dan menjelaskan cara penggunaan masker yang tepat agar terhindar dari virus corona kepada warga desa Lambitra.

Salah seorang mahasiswa, Farid Matin, mengatakan, pembagian masker itu dilakukan karena berkaitan dengan tema KKN kali ini yaitu Tematik Merdeka Mengajar. Selain program utama mengajari anak-anak usia Sekolah Dasar membaca, menulis, dan menghitung, mahasiswa juga dituntut bisa mengajak masyarakat untuk lebih sadar tentang pentingnya mencegah corona.

Mahasiswa KKN USK mendatangi masyarakat dan menyosialisasikan pentingnya penerapan protokol kesehatan untuk mencegah penularan virus corona. Foto: Dok. acehkini

"Dengan membagikan masker ini kami berharap masyarakat lebih peduli dan sadar dengan penerapan protokol kesehatan dan menyadari bahayanya virus corona. Apalagi di Indonesia jumlah kasusnya sudah mencapai 1 juta orang yang positif corona," kata Farid, Kamis (28/1).

Selain Farid, pembagian masker juga melibatkan anggota kelompok lainnya, yaitu Habil, Zulfikri, Arif Fadillah, Muniratul Aufa, dan Fasnurussalami.

Salah seorang warga, Ummi Kalsum, menuturkan, warga Desa Lambitra jarang memakai masker bila keluar rumah dengan tujuan dekat, tapi masker akan dipakai bila bepergian ke luar desa atau tujuan yang jauh. "Padahal perangkat desa ada beberapa kali membagikan masker kepada masyarakat," sebutnya.

Pembagian masker dilakukan oleh mahasiswa KKN USK di Lambitra, Kabupaten Aceh Besar, dari Kelompok PA240 pada Kamis (28/1). Foto: Dok. acehkini

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok P240 Asmawati menyatakan, kegiatan yang berkaitan dengan penerapan protokol kesehatan akan terus dilakukan selama KKN berlangsung hingga pertengahan Februari 2021. Bahkan dua mahasiswa KKN PA240 yang merupakan warga desa Lambitra diharapkan terus berkontribusi untuk mengajak masyarakat setempat dalam menerapkan protokol kesehatan meskipun program KKN telah berakhir.

"Di Aceh, termasuk Universitas Syiah Kuala (USK) sejak virus corona menyebar di Aceh, sudah ada beberapa staf USK yang terpapar, bahkan ada yang meninggal. Hal inilah yang membuktikan bahwa virus corona itu ada dan sangat berbahaya karena penularannya sangat cepat dan dapat menyebabkan kematian terutama bagi yang mempunyai penyakit penyerta. Sehingga masyarakat harus mematuhi pentingnya protokol kesehatan," ujarnya.

Sebagaimana diketahui, KKN Tematik Merdeka Mengajar Universitas Syiah Kuala berlangsung 18 Januari-18 Februari 2021. KKN itu diikuti 2753 mahasiswa yang tersebar di 46 Kabupaten/Kota. Dari jumlah tersebut, 23 Kab/Kota berada di Provinsi Aceh, dan 23 Kabupaten lainya tersebar dari Sabang sampai Merauke. Seperti di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Kepulauan Riau, Batam, Jawa Barat, Jakarta dan Papua Barat.

kumparan post embed