Muzakir Manaf Target Partai Aceh Dapat 50 Persen Lebih Kursi DPRA di Pemilu 2024
·waktu baca 2 menit

Ketua Umum Dewan Pimpinan Aceh (DPA) Partai Aceh Muzakir Manaf menargetkan lebih dari 50 persen perolehan kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) pada Pemilu 2024 mendatang. Untuk mencapai target tersebut, pria yang akrab disapa Mualem itu menekankan kepada seluruh kader Partai Aceh agar bekerja maksimal dari sekarang.
Hal itu disampaikan Muzakir Manaf di hadapan para kader Partai Aceh dalam acara bimbingan teknis bersama seluruh anggota DPRK dan DPRA se-Aceh di Alas Hills, Gampong Mbarung, Kecamatan Babussalam, Aceh Tenggara, Selasa (20/9). Bimtek DPRA/DPRK Fraksi Partai Aceh Ban Sigom Aceh Tahun 2022 itu digelar hingga Rabu (21/9).
"Perlu saya garis bawahi, kita perlu lebih maksimum lagi untuk dapat memenuhi kursi DPRA di provinsi. Saya harapkan Partai Aceh di 2024 nanti 50 plus 1 [persen kursi] mesti dapat," ujar Mualem.
Ia juga meminta para kader di Kabupaten Aceh Tenggara dan kabupaten lainnya untuk bekerja bersama-sama dalam mengamankan kursi legislatif, baik untuk DPRK maupun DPRA.
Muzakir Manaf menyebutkan target perolehan kursi sebanyak-banyaknya di DPRA perlu diwujudkan dalam upaya memperjuangkan kepentingan Aceh, termasuk untuk merealisasikan seluruh butir MoU Helsinki antara Aceh dan pemerintah pusat.
"Banyak PR yang belum kita selesaikan antara kita dengan pemerintah pusat," kata Mualem.
Sebagai informasi, pada Pemilu Legislatif 2019 lalu Partai Aceh meraih 18 dari 81 kursi DPRA. Perolehan tersebut menyusut drastis dari beberapa Pileg sebelumnya.
Sebelumnya pada Pileg 2009, Partai Aceh berhasil menguasai parlemen dengan perolehan 33 kursi dari 69 kursi yang tersedia. Kemudian pada Pemilu 2014, Partai Aceh kehilangan empat kursi di tengah bertambahnya jumlah kursi di parlemen. Partai Aceh saat itu hanya mengantongi 29 dari total 81 kursi di DPRA.
Meski terus merosot, hingga saat ini Partai Aceh tetap masih merupakan partai dengan jumlah kursi terbanyak di DPRA.
