Konten Media Partner

Pelatih Persiraja Benahi Fisik Pemain Jelang Babak 8 Besar Liga 2

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemain Persiraja Banda Aceh saat menjumpai suporter setianya seusai laga kandang di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Pemain Persiraja Banda Aceh saat menjumpai suporter setianya seusai laga kandang di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh. Foto: Suparta/acehkini

Dalam sepekan terakhir sejak ditetapkan jadwal home tournament babak 8 besar Liga 2, Pelatih Kepala Persiraja Hendri Susilo langsung mengatur program latihan anak asuhnya. Selain menjalani latihan di markasnya di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh, pemain juga dibawa berlatih fisik di pantai pada akhir pekan.

"Persiraja saat ini saya benahi kondisi fisik, karena kalau fisik tidak ideal, kita akan susah untuk menghalangi lawan. Tapi secara umum, saya sudah tahu, di Kalimantan pernah melatih di sana, Sriwijaya juga sudah pernah saya melatih, juga di Papua saya juga sudah sering ke sana. Jadi saya paham apa yang mereka pikir. Tapi yang penting, saya benahi tim saya dulu," ujar pelatih Hendri, Sabtu (2/11)

Hendri menyebut, Persiraja tidak melakukan persiapan khusus untuk menghadapi babak 8 besar Liga 2 mulai Sabtu (9/11) pekan depan. Bersama asisten pelatih Akhyar Ilyas, Effendi HT, Wahyu AW dan pelatih kiper Sisgiardi, para pemain diberi menu latihan untuk meningkatkan kondisi fisik dan memperbaiki taktik permainan.

Pelatih Kepala Persiraja, Hendri Susilo. Foto: MO Persiraja

Menurutnya Persiraja punya peluang sama seperti tim lain untuk lolos ke semifinal Liga 2. "Kita tahu di grup A ada dua tim eks Liga 1 musim lalu, Sriwijaya FC dan Mitra Kukar. Dan Persewar Waropen yang mampu memberi kejutan dari wilayah timur. Persiraja juga tim yang lama bermain di kasta tertinggi dulunya, dan ke semifinal kita pasti sama-sama punya peluang, tapi penentuan nanti di pertandingan yang sesungguhnya," tutur Hendri.

Melihat ketiga tim yang akan dihadapi tim besutannya, Hendri mengakui sudah tidak asing lagi dengan pola yang akan diterapkan di pertandingan nanti. Dirinya juga paham akan keinginan masyarakat Aceh pencinta Persiraja yang ingin tim kebanggaannya promosi ke Liga 1.

Di sisi lain, Hendri ikut menyesali keputusan PT Liga Indonesia Baru (PT LIB) selaku operator kompetisi yang mengubah format babak 8 besar Liga 2 dari home-away menjadi home tournament. "Ini sebenarnya masalah ya, kenapa yang sudah disepakati, akhirnya berubah tiba-tiba, ini kan jadi tanda tanya. Jadwalnya juga sepersekian hari bisa berubah tiga kali. Tapi mau apalagi, harus ikut lah karena sudah mereka putuskan," kata dia.

kumparan post embed

Sikap keberatan terhadap keputusan PT LIB yang mengubah format kandang-tandang menjadi home tournament, juga disampaikan pendukung Persiraja yang tergabung dalam Suporter Kutaraja Untuk Lantak Laju (SKULL). "Seharusnya PT LIB tidak memberi ruang perubahan regulasi yang sudah ada, ada kepentingan klub lain di sini yang ingin melegalkan segala cara untuk lolos ke Liga 1," ungkap Ketua SKULL, Teuku Iqbal Djohan.

Iqbal menduga ada klub peserta babak 8 besar Liga 2 yang mendorong perubahan regulasi setelah melihat hasil babak penyisihan grup. Seperti diketahui, Persiraja menjadi tim yang tidak pernah terkalahkan di kandang sepanjang 22 laga penyisihan grup.

instagram embed

"Kami yakin setelah melihat hasil babak penyisihan, ada klub seperti Persiraja dan Persewar yang kuat di kandang, sehingga ada klub lain yang ketakutan dan berusaha mengubah regulasi ini. Jadi aturan bisa diubah setelah melihat peta kompetisi, ini jelas tindakan pengecut dan kami kecewa PT LIB memberi peluang dan akhirnya mengabulkan permintaan ini," ujar Iqbal.

Sesuai jadwal babak perempat final Liga 2 yang dirilis PT LIB menggunakan format home tournament, pertandingan klub yang tergabung dalam Grup A dipusatkan di Stadion Gelora Delta Sidoarjo, Jawa Timur. Persiraja kontra Mitra Kukar FC akan menjadi laga pembuka babak 8 besar pada Sabtu (9/11). Selanjutnya Persiraja akan menghadapi Persewar Waropen pada Rabu (13/11), dan terakhir akan melawan Sriwijaya FC pada Sabtu (16/11).