Konten Media Partner

Persiapan Persiraja Banda Aceh Menghadapi Lanjutan Liga 1 2020

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Stadion H Dimurthala, markas Persiraja disemprot disinfektan menjelang digunakan kembali untuk tempat latihan bersama pemain Persiraja. Foto: Dok. Persiraja
zoom-in-whitePerbesar
Stadion H Dimurthala, markas Persiraja disemprot disinfektan menjelang digunakan kembali untuk tempat latihan bersama pemain Persiraja. Foto: Dok. Persiraja

Persiraja Banda Aceh mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi lanjutan Liga 1 2020. Klub berjulukan Lantar Laju itu sudah mulai merumuskan program persiapan sebelum tampil kembali pada kelanjutan kompetisi yang akan dimulai 1 Oktober mendatang.

Salah satu yang telah dilakukan berupa penyemprotan disinfektan di lingkungan markasnya pada Senin (17/8). Penyemprotan Stadion H Dimurthala dilakuan sebagai upaya untuk mencegah penyebaran virus corona (COVID-19) menjelang digunakan kembali sebagai tempat latihan tim yang dijadwalkan akan dimulai 20 Agustus mendatang.

Sekretaris Umum Persiraja, Rahmat Djailani, mengatakan penyemprotan markas latihan dan mess pemain Persiraja dilakukan oleh manejemen tim bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banda Aceh.

Stadion H Dimurthala, markas Persiraja Banda Aceh disemprot disinfektan, Senin (17/8). Foto: Dok. Persiraja

Ia menyebut, penyemprotan tersebut dilakukan dalam rangka persiapan latihan tim yang akan segera dimulai dalam waktu dekat. Disinfektan disemprot ke seluruh area stadion, mulai kamar tidur, kamar mandi, tribun penonton, bench pemain, ruang ganti, hingga musala stadion.

"Dalam hal ini, kami mengikuti protokoler kesehatan, sesuai komitmen Pemko Banda Aceh dan arahan Wali Kota dalam mencegah penyebaran pandemi COVID-19," ujar Rahmat dalam keterangannya, Selasa (18/8).

Selain penyemprotan disinfektan, sambung Rahmat, Pemkot Banda Aceh dalam hal ini PDAM Tirta Daroy akan membuat westafel portabel di pintu masuk agar memudahkan penonton untuk cuci tangan.

kumparan post embed

Sebelumnya, Presiden Persiraja Nazaruddin Dek Gam telah mengumumkan bahwa Persiraja akan memulai latihan kembali pada 20 Agustus mendatang.

Latihan akan diawali dengan pemeriksaan swab untuk seluruh pemain dan staf. Hal ini untuk mencegah penyebaran COVID-19. Bagi penonton juga diharapkan untuk mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan oleh manajemen saat Persiraja latihan.

"Selama pandemi COVID-19 yang belum mereda, Persiraja akan menerapkan protokol kesehatan ketat agar para pemain dan fans Persiraja nyaman dalam berlatih dan menyaksikan latihan nantinya," kata Nazaruddin.

Presiden Persiraja, Nazaruddin Dek Gam. Foto: MO Persiraja

"Demi kenyamanan kita bersama dan untuk mencegah penyebaran COVID-19, maka bagi seluruh suporter dan pendukung Persiraja yang akan menonton dan melihat latihan tim kebanggaan, semuanya wajib untuk mengikuti aturan protokol kesehatan," sambungnya.

Nazaruddin menjelaskan, di antara poin-poin yang harus dijalankan tersebut adalah wajib memakai masker, wajib mencuci tangan dengan sabun, duduk di tribun dan menjaga jarak satu meter.

"Penonton dan pendukung Persiraja yang menyaksikan latihan dilarang masuk ke lapangan latihan, hanya boleh nonton dari tribun," ujarnya.

Sebegai salah satu peserta dari luar Pulau Jawa, Persiraja telah mengajukan pemilihan Stadion Maguwoharjo sebagai markasnya untuk melanjutan kompetisi musim ini. alah satu alasan dipilihnya Maguwoharjo karena stadion tersebut sudah biasa dipakai PSS Sleman di ajang Liga 1.

kumparan post embed