Persik Kediri vs Persiraja 0-1, Pelatih Puji Penyelamatan Kiper Fakhrurrazi Quba

Pelatih Kepala Persiraja, Hendri Susilo, memuji performa kiper Fakhrurrazi Quba dalam kemenangan timnya 0-1 atas tuan rumah Persik Kediri di laga pekan ke-3 Liga 1 2020 di Stadion Brawijaya Kediri, Sabtu (14/3) sore.
Persiraja menang tipis satu gol atas Persik Kediri lewat gol yang diciptakan Defri Rizki pada menit ke-2. Defri berhasil membobol gawang yang dikawal Junaidi lewat tendangan plessing setelah menerima bola dari Miftahul Hamdi.
Gawang Persiraja yang dikawal Fakhrurrazi Quba masih belum kebobolan satu gol pun hingga pekan ke-3 Liga 1 2020. Hingga saat ini, Quba berhasil tampil impresif dengan beberapa kali melakukan penyelamatan gawang Persiraja dari kebobolan.
Penjaga gawang berusia 31 tahun yang bergabung bersama Persiraja sejak Liga 2 musim lalu, kembali berhasil melakukan clean sheet pada laga pekan ke-3 Liga 1 2020. Ia bahkan beberapa kali harus berjuang menyelamatkan gawang Persiraja dari gempuran pemain Persik Kediri.
Setidaknya di laga kontra Persik Kediri, Quba berhasil menghalau bola sundulan Septian Satria Bagaskara pada menit 67. Kemudian ia kembali berhasil menghadang tendangan Satria yang lepas dari jebakan offside pada menit ke-81. Berselang lima menit kemudian, Quba kembali berhasil mematahkan tendangan Krisna Bayu Otto Kartika ke gawang Persiraja.
"Alhamdulillah bisa berhasil curi poin Persik. Bagi saya, sesuatu ya bisa menang di Persik," ujar Hendri usai menang atas Persik Kediri.
Menurutnya, kemenangan atas Persik Kediri tersebut merupakan hasil kolektivitas anak-anak besutannya telah berjuang keras di lapangan selama 2 x 45 menit.
"Saya pikir ini kemenangan anak-anak ya. Kalau mau menang, harus lebih bekerja keras lagi dan sabar jangan emosi saya bilang tadi saat di ruang ganti. Akhirnya mereka ya menjawabnya, alhamdulillah," ucap Hendri.
Di samping itu, Hendri menambahkan, kemenangan itu juga karena Fakhrurrazi Quba tampil bagus menjaga gawang Persiraja.
"Quba juga bagus tadi, beberapa kali melakukan save (penyelamatan) luar biasa," kata Hendri.
Lebih lanjut, Hendri mengaku sengaja menginstruksikan anak besutannya untuk bermain dengan tempo lambat. "Temponya memang saya suruh lambat, kita lihat Persik terkontaminasi tidak dengan permainan kita. Ternyata seperti itu kenyataannya," ujarnya.
Tugas untuk bermain dengan tempo lambat di pertandingan tersebut diberikan kepada Samir Ayass. Menurutnya, memang permainan dengan tempo lambat kurang menarik untuk disaksikan.
"Saya bilang semua bola kasih ke Samir, biar Samir yang atur tempo. Memang tempo lambat kurang menarik disaksikan, tapi hal ini adalah taktik," jelas Hendri.
Hingga pekan ke-3 Liga 1 2020, gawang Persiraja belum kebobolan. Tim Lantak Laju kini telah mengoleksi 5 poin hasil dua kali seri dan satu kali menang.
