Konten Media Partner

PLN Meulaboh Ingatkan Pentingnya Keselamatan Ketenagalistrikan

ACEHKINIverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Tambah ke Prefensi Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PLN UP3 Meulaboh menggelar forum keselamatan ketenagalistrikan bersama stakeholder di Aceh Barat, Kamis (1/12/2022). Foto: Siti Aisyah/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
PLN UP3 Meulaboh menggelar forum keselamatan ketenagalistrikan bersama stakeholder di Aceh Barat, Kamis (1/12/2022). Foto: Siti Aisyah/acehkini

PT Perusahaan Listrik Negara/PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Meulaboh menggelar forum keselamatan ketenagalistrikan bersama stakeholder di Kabupaten Aceh Barat, Kamis (1/12/2022). Forum tersebut dihadiri pejabat instansi pemerintah, unsur TNI-Polri, serta organisasi pemuda dan masyarakat.

Manajer PLN UP3 Meulaboh Widodo mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan untuk meningkatkan partisipasi dan kepedulian masyarakat terhadap keselamatan ketenagalistrikan, khususnya yang berada di lingkungan tempat tinggal masing-masing.

"Karena selama ini masyarakat memang masih sangat minim untuk melakukan pengaduan ke pihak PLN, bahkan di beberapa daerah lain, terjadi kesadaran itu setelah terjadi kecelakaan, itu yang tidak kita inginkan," kata Widodo.

Forum keselamatan ketenagalistrikan bersama stakeholder di Aceh Barat digelar PLN UP3 Meulaboh agar edukasi bahaya listrik sampai ke masyarakat, Kamis (1/12). Foto: Siti Aisyah/acehkini

Widodo menyebutkan, forum keselamatan ketenagalistrikan ini merupakan bagian dari upaya untuk memberikan informasi kepada masyarakat agar masalah keselamatan ketenagalistrikan menjadi penting untuk kita laksanakan bersama.

"Jaringan listrik itu lebih banyak berada di tengah-tengah masyarakat, makanya kalau bicara tentang keselamatan ketenagalistrikan maka perlu partisipasi dan kepedulian masyarakat,” ujarnya.

Ia menyampaikan, selama tiga tahun terakhir angka kecelakaan terkait ketenagalistrikan di Kabupaten Aceh Barat terbilang nihil. Namun, edukasi untuk menghindari bahaya listrik tetap dilakukan setiap tahunnya.

“Jadi setiap tahun kami mengundang berbagai elemen masyarakat agar edukasi bahaya listrik itu sampai ke masyarakat,” sebutnya.

Widodo juga berpesan untuk sama-sama menghindari bahaya listrik di sekitar tempat tinggal. Menurutnya dapat dilakukan dengan cara menghindari penggunaan colokan listrik bertumpuk, jauhkan peralatan listrik dari jangkauan anak-anak.

Selain itu tidak bermain di sekitar gardu listrik, serta pastikan seluruh peralatan listrik sudah berstandar SNI, dan instalasi rumah sudah memiliki sertifikat layak operasi (SLO).

"Bagi masyarakat, semua layanan PLN hanya melalui layanan PLN Mobile dan kontak center jadi jangan mengeksekusi pekerjaan di luar jalur itu untuk meminimalisir kecelakaan," ujar Widodo.