Polres Aceh Barat Gelar Salat Gaib-Doa Bersama untuk Korban Tragedi Kanjuruhan
ยทwaktu baca 2 menit

Kepolisian Resor (Polres) Aceh Barat menggelar salat gaib dan doa bersama untuk almarhum Abu Tumin, ulama kharismatik Aceh, serta para korban yang meninggal dalam tragedi di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Kegiatan tersebut dilaksanakan bersama para teungku dayah, pemuka agama, dai Bhabinkatibmas, komunitas sepak bola dan warga sekitar Mapolres, Senin (3/10) malam.
Kapolres Aceh Barat, AKBP Pandji Santoso, mengatakan, salat gaib ini dilakukan sebagai bentuk rasa empati dari pihak kepolisian dan masyarakat Aceh Barat. Usai salat gaib, mereka juga memanjatkan doa dan zikir bersama untuk Abu Tumin serta para korban tragedi Kanjuruhan dan polisi yang gugur saat bertugas.
"Doa bersama yang digelar ini sebagai bentuk solidaritas sesama umat muslim, kemudian sebagai murid sudah sepatutnya dan wajib memanjatkan doa untuk salah satu ulama yang sudah lebih dulu menghadap Sang Khalik," ujar Pandji.
Ia menyebut pihaknya mengaku prihatin atas tragedi di Kanjuruhan, namun perlu dijadikan pelajaran dan mengambil hikmah di balik peristiwa yang merenggut nyawa sedikitnya 125 orang, termasuk 2 polisi.
"Sebagai sesama muslim sebangsa dan setanah air, kita ikut prihatin, kejadian ini menjadi pelajaran bagi kita bersama, dan kita dapat mengambil hikmah," kata Pandji.
Lebih lanjut, Kapolres AKBP Pandji Santoso mengajak masyarakat di Aceh Barat untuk tetap menjaga situasi terus kondusif dan keamanan yang baik. "Agar bisa beraktivitas serta terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan," sebutnya.
