Konten Media Partner

Positif Corona di Aceh Kembali Bertambah 2 Orang Setelah 12 Hari Nihil Kasus

ACEHKINIverified-green

comment
3
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas medis mengambil sampel swab dari warga di Aceh, Kamis (4/6). Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Petugas medis mengambil sampel swab dari warga di Aceh, Kamis (4/6). Foto: Suparta/acehkini

Kasus terkonfirmasi positif virus corona atau COVID-19 di Aceh pada Rabu (10/6) kembali bertambah. Kali ini ada tambahan kasus baru sebanyak 2 kasus. Dengan demikian, total kasus positif COVID-19 di Aceh menjadi 22 kasus.

Peningkatan ini kembali terjadi setelah sempat tidak ada penambahan kasus baru selama 12 hari berturut-turut. Sebelumnya kasus ke-20 di Aceh diumumkan pada Jumat, 29 Mei 2020 lalu. Sedangkan kedua kasus positif COVID-19 baru di Aceh yang terkonfirmasi pada hari ini merupakan pasangan suami istri asal Kota Lhokseumawe.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif, mengatakan pasangan suami istri asal Lhokseumawe tersebut terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab di Laboratorium Penyakit Infeksi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah), Banda Aceh.

kumparan post embed

"Tadi pukul 10.00 WIB keluar hasilnya dari laboratorium FK Unsyiah. Keduanya suami istri," ujar Hanif, dalam keterangannya, Rabu (10/6).

Ia menyebut kedua pasien tersebut masing-masingnya berinisial MS (42) dan istrinya DL (41). "Hasil laboratorium Polymerase Chain Reaction (PCR) dinyatakan positif. Keduanya memiliki gejala ringan," sebutnya.

Hanif menyampaikan kedua pasien positif COVID-19 tersebut kini dirawat di Rumah Sakit Umum Cut Mutia (RSUCM), Aceh Utara.

Kepala Dinas Kesehatan Aceh, dr Hanif. Foto: Suparta/acehkini

Lebih lanjut, ia menambahkan, kedua pasien itu memiliki riwayat perjalanan keluar daerah Aceh. "Keluar daerah, tempatnya lagi ditelusuri," kata Hanif.

Dengan bertambahnya dua kasus positif corona baru tersebut pada hari ini, jumlah positif COVID-19 di Aceh secara akumulatif menjadi 22 kasus.

Dari total 22 kasus, sebanyak 18 di antaranya telah sembuh, 3 orang dirawat di rumah sakit rujukan, dan 1 lainnya meninggal dunia pada 23 Maret lalu.

kumparan post embed