Potret Keumala Dalam, Bekas Ibu Kota Aceh Dikelilingi Benteng Alami
ยทwaktu baca 1 menit

Lebih dari satu abad silam, Kemukiman Keumala Dalam, Kecamatan Keumala, Kabupaten Pidie, pernah menjadi ibu kota Kesultanan Aceh Darussalam. Pusat Pemerintahan bertahan di kawasan pegunungan ini selama 20 tahun sejak Kota Banda Aceh jatuh ke tangan Belanda pada 1874.
Sekitar awal tahun 1900-an, Belanda juga menguasai Keumala Dalam. Sejarah mencatat, markas para pejuang Aceh pada akhirnya harus berpindah-pindah.
Kini, Keumala Dalam menjadi perkampungan yang tenteram di kaki pegunungan Bukit Barisan. Di sana, ada satu pegunungan yang jika dilihat dari udara tampak seperti benteng. Hanya ada satu jalan yang membelah pegunungan ini semacam gerbang. Namanya adalah Glee Meulinteung.
Kawasan ini sekarang menjadi salah satu lokasi wisata alam favorit di Kabupaten Pidie. Tidak jauh dari Glee Meulinteung terdapat aliran sungai berair jernih yang menjadi sumber air untuk pertanian sejumlah kecamatan di Pidie.
acehkini merekam pesona Keumala, lokasi bersejarah bagi pejuang dalam melawan kolonial Belanda, pada Senin (7/2/2022).
