Konten Media Partner

Potret Pemakaman Jenazah Pasien Positif COVID-19 di Aceh

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Menurunkan peti jenazah pasien COVID-19 di Aceh. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Menurunkan peti jenazah pasien COVID-19 di Aceh. Foto: Suparta/acehkini

Seorang pasien positif virus Corona atau COVID-19 meninggal dunia saat menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Aceh, pada Rabu (17/6) sekitar pukul 11.00 WIB.

Pasien berinisial Suk (63) itu tercatat sebagai kasus kedua orang terjangkit Corona meninggal dunia di Aceh. Jenazahnya dimakamkan di sebuah lokasi di Kabupaten Aceh Besar, Aceh, sekitar pukul 18.00 WIB. Proses pemakaman dijaga ketat aparat keamanan tak berseragam.

Membawa peti jenazah untuk dimakamkan. Foto: Suparta/acehkini
Menurunkan perti jenazah. Foto: Suparta/acehkini
Petugas memakamkan pasien COVID-19 di Aceh. Foto: Suparta/acehkini

Suk adalah warga asal Brandan Barat, Sumatera Utara. Pada 12 Juni lalu, ia berkunjung ke rumah anaknya di kawasan Lambaro, Aceh Besar. Empat hari kemudian atau pada 16 Juni ia mengeluh sakit dan keluarga membawanya ke Rumah Sakit Pertamedika.

Dari RS Pertamedika, Suk dirujuk ke RSUDZA pada hari yang sama. Ia mengalami gejala pneumonia dan penyakit penyerta lain. Paramedis pun mengambil sampel swab tenggorokan dan hidung pada 16 Juni 2020. Hasil pemeriksaan dengan RT-PCR ia dinyatakan positif COVID-19. []

kumparan post embed
Mengambil wudhu untuk menyalatkan jenazah. Foto: Suparta/acehkini
Menutup liang lahat jenazah pasien COVID-19. Foto: Suparta/acehkini
Menyalatkan jenazah pasien COVID-19. Foto: Suparta/acehkini
Menabur bunga di atas makam. Foto: Suparta/acehkini
Membakar APD yang digunakan setelah pemakaman. Foto: Suparta/acehkini