Konten Media Partner

Potret Warga Aceh Mulai Berburu Daging Sehari Sebelum Tradisi Meugang Ramadhan

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Seorang pedagang daging di Pasar Beurawe, Kota Banda Aceh, memotong tulang untuk dijual, Sabtu (10/4). Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Seorang pedagang daging di Pasar Beurawe, Kota Banda Aceh, memotong tulang untuk dijual, Sabtu (10/4). Foto: Suparta/acehkini

Meugang adalah tradisi membeli dan memasak daging untuk dimakan bersama keluarga di Aceh, dirayakan jelang Ramadhan dan jelang dua hari raya yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. Tradisii ini merupakan kearifan lokal yang berlangsung sejak zaman Kesultanan Aceh.

Menjelang tradisi Meugang puasa Ramadhan 1442 Hijriah, lapak-lapak penjual daging pun mulai diburu para pembeli. Seperti terlihat di Pasar Beurawe, Kota Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/4).

Sehari jelang tradisi Meugang, harga daging di Aceh mulai melonjak. Bila sebelumnya di kisaran Rp130 ribu, kini dijual Rp170-180 ribu per kilogramnya.

Warga Aceh mulai berburu daging sehari sebelum tradisi Meugang jelang Ramadhan 1442 H di Pasar Beurawe, Kota Banda Aceh, Sabtu (10/4). Foto: Suparta/acehkini

"Sejak kemarin kami sudah jual Rp170 ribu per kilonya. Harga dari kita ambil juga sudah dinaikkan," kata Pendy, pedagang daging di Beurawe, Banda Aceh, Sabtu (10/4).

Pendy menjelaskan, sementara untuk tulang dijual dengan harga Rp100 ribu per kilogram. Berikutnya tetelan dijual Rp50 ribu per kilogram.

Pendy (baju kuning), pedagang daging di Beurawe, Kota Banda Aceh, menimbang daging untuk dijual kepada warga, Sabtu (10/4). Foto: Suparta/acehkini

Lazimnya, kebiasaan warga berburu daging baru dimulai dua hari sebelum memasuki Ramadhan. Namun, sebagian masyarakat Aceh sudah mulai membeli daging sejak H-4 puasa.

Berikut foto-foto suasana warga Banda Aceh berburu daging sehari sebelum tradisi Meugang yang diabadikan di Pasar Beurawe pada Sabtu pagi tadi.

Warga Aceh mulai berburu daging sehari sebelum tradisi Meugang jelang Ramadhan 1442 H di Pasar Beurawe, Kota Banda Aceh, Sabtu (10/4). Foto: Suparta/acehkini
Pedagang daging di Pasar Beurawe, Kota Banda Aceh, memotong daging untuk pembeli, Sabtu (10/4), dijual Rp170-180 ribu per kilogram. Foto: Suparta/acehkini
Daging kerbau dan sapi yang dijual di Pasar Beurawe, Kota Banda Aceh, pada Sabtu (10/4), menjelang tradisi Meugang Ramadhan 1442 H. Foto: Suparta/acehkini
Warga Aceh mulai berburu daging sehari sebelum tradisi Meugang, Sabtu (10/4), untuk dimasak dan menikmatinya bersama keluarga menyambut bulan suci Ramadhan. Foto: Suparta/acehkini
Pedagang daging di Pasar Beurawe, Kota Banda Aceh, memotong daging untuk pembeli, Sabtu (10/4). Foto: Suparta/acehkini
Pedagang daging di Pasar Beurawe, Kota Banda Aceh, memotong tulang untuk dijual, Sabtu (10/4). Foto: Suparta/acehkini
Pedagang daging di Pasar Beurawe, Banda Aceh, menimbang daging untuk dijual kepada warga dengan harga Rp170-180 ribu per kilogram pada Sabtu (10/4). Foto: Suparta/acehkini
Transaksi penjualan daging sehari jelang tradisi Meugang Ramadhan 1442 H di Pasar Beurawe, Kota Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/4). Foto: Suparta/acehkini
Seorang pedagang mengolah Kuah Beulangong di lapak penjualan daging di Pasar Beurawe, Kota Banda Aceh, untuk dijual. Foto: Suparta/acehkini
kumparan post embed