Potret Warga Aceh Mulai Berburu Daging Sehari Sebelum Tradisi Meugang Ramadhan

Meugang adalah tradisi membeli dan memasak daging untuk dimakan bersama keluarga di Aceh, dirayakan jelang Ramadhan dan jelang dua hari raya yaitu Idul Fitri dan Idul Adha. Tradisii ini merupakan kearifan lokal yang berlangsung sejak zaman Kesultanan Aceh.
Menjelang tradisi Meugang puasa Ramadhan 1442 Hijriah, lapak-lapak penjual daging pun mulai diburu para pembeli. Seperti terlihat di Pasar Beurawe, Kota Banda Aceh, Aceh, Sabtu (10/4).
Sehari jelang tradisi Meugang, harga daging di Aceh mulai melonjak. Bila sebelumnya di kisaran Rp130 ribu, kini dijual Rp170-180 ribu per kilogramnya.
"Sejak kemarin kami sudah jual Rp170 ribu per kilonya. Harga dari kita ambil juga sudah dinaikkan," kata Pendy, pedagang daging di Beurawe, Banda Aceh, Sabtu (10/4).
Pendy menjelaskan, sementara untuk tulang dijual dengan harga Rp100 ribu per kilogram. Berikutnya tetelan dijual Rp50 ribu per kilogram.
Lazimnya, kebiasaan warga berburu daging baru dimulai dua hari sebelum memasuki Ramadhan. Namun, sebagian masyarakat Aceh sudah mulai membeli daging sejak H-4 puasa.
Berikut foto-foto suasana warga Banda Aceh berburu daging sehari sebelum tradisi Meugang yang diabadikan di Pasar Beurawe pada Sabtu pagi tadi.
