News
·
26 Maret 2021 11:10

Satgas: 6 Wilayah di Aceh Masih Zona Oranye COVID-19, 17 Daerah Risiko Rendah

Konten ini diproduksi oleh ACEHKINI
Satgas: 6 Wilayah di Aceh Masih Zona Oranye COVID-19, 17 Daerah Risiko Rendah (338290)
Warga tidak memakai masker terjaring razia protokol kesehatan COVID-19 di depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, dikenai sanksi menyapu jalan, Jumat (12/3). Foto: Suparta/acehkini
Juru Bicara Penanganan COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani menyampaikan, peta zonasi risiko penularan virus corona di Aceh berubah lagi. Berdasarkan hasil analisis data penanganan pandemi per 21 Maret yang dirilis Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Nasional, enam kabupaten/kota di Aceh masih berada dalam zona tingkat risiko penularan sedang atau zona oranye.
ADVERTISEMENT
"Perubahan zonasi risiko ini karena terjadi perubahan pada indikator-indikator yang diukur oleh Satgas Penanganan COVID-19 Nasional," ujar pria yang akrab disapa SAG itu, Jumat (26/3).
SAG menjelaskan, Satgas Penanganan COVID-19 Nasional mengukur indikator epidemiologis, surveilans kesehatan masyarakat, dan indikator pelayanan kesehatan di setiap kabupaten dan kota. Analisis dilakukan berdasarkan data kasus positif, pemeriksaan laboratorium, dinamika kasus, dan kapasitas pelayanan rumah sakit.
Satgas: 6 Wilayah di Aceh Masih Zona Oranye COVID-19, 17 Daerah Risiko Rendah (338291)
Juru Bicara Penanganan COVID-19 Aceh Saifullah Abdulgani (SAG). Foto: Suparta/acehkini
Kemudian, lanjut SAG, hasil analisis tersebut diumumkan secara mingguan. Hasil analisis data per 21 Maret 2021, zona kuning atau daerah dengan risiko rendah di Aceh mencapai 17 kabupaten/kota, dan zona oranye tinggal enam kabupaten/kota.
SAG merincikan, berdasarkan hasil analisis terbaru itu, 17 daerah zona kuning (risiko rendah) di Aceh saat ini meliputi Aceh Selatan, Aceh Tenggara, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tengah, Pidie Jaya, Aceh Barat, Pidie, Aceh Utara, Bireuen, Aceh Barat Daya, Gayo Lues, Nagan Raya, Lhokseumawe, Subulussalam, Bener Meriah, dan Sabang.
ADVERTISEMENT
Sedangkan enam kabupaten/kota yang masih berstatus zona oranye masing-masingnya Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh Singkil, Aceh Jaya, Simeulue, Aceh Besar dan Kota Banda Aceh.
"Zona kuning dan oranye bukan zona nyaman karena belum aman. Zona aman warnanya hijau, maka segera pindah ke zona yang lebih baik," kata SAG.
Update Data Kasus Corona di Aceh
Lebih lanjut, SAG juga melaporkan kondisi terakhir penanganan pandemi COVID-19 di Aceh. Secara akumulatif per 25 Maret 2021, kasus COVID-19 di Aceh sudah tercatat sebanyak 9.797 kasus.
"Para penyintas yang sudah sembuh sebanyak 8.008 orang. Penderita dalam perawatan (kasus aktif) sebanyak 1.397 orang, dan kasus meninggal dunia sebanyak 392 orang," ujarnya.