Konten Media Partner

Satu Kasus Baru Positif COVID-19 di Aceh, dari Klaster Magetan

ACEHKINIverified-green

comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Petugas kesehatan melakukan rapid test COVID-19 di Aceh pada 23 April 2020. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Petugas kesehatan melakukan rapid test COVID-19 di Aceh pada 23 April 2020. Foto: Suparta/acehkini

Setelah sempat nol pasien positif virus Corona, hari ini di Aceh kembali terkonfirmasi satu positif COVID-19 baru setelah keluar hasil pemeriksaan swab dari laboratorium Balai Litbangkes Aceh pada Minggu (3/5) pagi. Dengan demikian, hingga saat ini jumlah kasus positif Corona di Aceh secara akumulatif menjadi 12 kasus.

Wakil Direktur Pelayanan RSUDZA Banda Aceh, Endang Mutiawati, membenarkan ada penambahan pasien positif COVID-19 baru di Aceh pada hari ini, Minggu (3/4).

"Iya tambah satu lagi, dari kelompok Magetan," ujar Endang kepada jurnalis, Minggu sore.

kumparan post embed

Menurutnya, pasien positif baru tersebut berasal dari klaster santri Pondok Pesantren Al-Fatah Temboro, Magetan, Jawa Timur, asal Aceh Tamiang. Setelah menjalani rapid test di Aceh Tamiang dan hasilnya reaktif, santri itu langsung dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh.

"Sudah berada di rumah sakit RSUDZA. Setelah hasil rapid test positif, mereka diisolasi di RSUDZA," sebut dr Endang.

kumparan post embed

Santri tersebut menjadi pasien positif COVID-19 di Aceh dari klaster Magetan. Mereka sebelumnya pulang ke kampung halaman secara berkelompok. Namun, dua lainnya yang juga berasal dari Aceh Tamiang telah sembuh dari virus Corona.

Adapun secara akumulatif dari 12 kasus positif Corona di Aceh hingga hari ini, sebanyak 10 di antaranya telah sembuh. Sedangkan satu lainnya meninggal dunia pada 23 Maret lalu.