Seekor Gajah Jinak di Bener Meriah, Aceh, Mati Usai Diserang Gajah Liar

Seekor gajah jinak di Aceh berusia sekitar 30 tahun mati setelah diserang kawanan gajah liar. Gajah jantan tersebut selama ini berada di Conservation Response Unit (CRU) DAS Peusangan, Desa Negeri Antara, Kecamatan Pintu Rime Gayo, Kabupaten Bener Meriah.
"Iya benar (mati). Sudah beberapa hari lalu karena sakit," kata Kepala Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, Agus Ariyanto, kepada acehkini, Rabu (9/9).
Menurut Agus, gajah jinak tersebut mati pada Sabtu (5/9) setelah dua pekan dalam penanganan dokter hewan. Sebelumnya, gajah jinak itu mengalami luka dan infeksi karena diserang kawanan gajah liar.
"Dalam perawatan ada infeksi ada luka sehingga mati," ujarnya.
Agus menyebutkan, perawatan gajah jinak tersebut dilakukan di CRU DAS Peusangan oleh tim dokter dari BKSDA Aceh dan Pusat Kajian Satwa Liar (PKSL) Universitas Syiah Kuala. "Perawatannya di sana di lokasi ada dokter yang bergantian," ujarnya.
Sementara itu, pada Rabu (9/9) pagi, seekor gajah liar ditemukan mati di kawasan perkebunan masyarakat di Kecamatan Mila, Kabupaten Pidie, Aceh. Saat ini, BKSDA Aceh sedang menekropsi bangkai gajah tersebut untuk mengetahui penyebab kematian gajah tersebut.
