Konten Media Partner

Sidang Isbat Idul Adha Digelar Besok, Kemenag Aceh Pantau Hilal di 7 Lokasi

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pemantauan hilal di Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang Lhoknga, Aceh Besar. Foto: Ahmad Ariska/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Pemantauan hilal di Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang Lhoknga, Aceh Besar. Foto: Ahmad Ariska/acehkini

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Aceh turut memantau hilal (rukyatul hilal) di tujuh lokasi pada Selasa (21/7) atau bertepatan 29 Zulkaidah 1441 Hijriah. Pengamatan hilal ini dilakukan sebagai bahan pertimbangan Menteri Agama dalam sidang isbat penetapan 1 Zulhijah dan Idul Adha 10 Zulhijah 1441 H di Jakarta pada Selasa besok.

"Nanti, laporan pemantauan yang kita lakukan akan kita kirim ke pusat sebagai bahan pertimbangan sidang isbat yang juga dilakukan secara daring," ujar Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Dr Iqbal, kepada jurnalis, Senin (20/7).

Di Aceh, kata Iqbal, Tim Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh akan melakukan pengamatan hilal penentuan 1 Zulhijah dan Idul Adha 1441 H di Observatorium Tgk. Chiek Kuta Karang Lhoknga, Kabupatan Aceh Besar.

Kepala Kanwil Kemenag Aceh, Dr Iqbal. Foto: Dok. Kemenag Aceh

"Selain itu, pengamatan juga akan dilakukan di sejumlah lokasi lainnya oleh Kankemenag kabupaten/kota seperti, gunung Cring-crang Aceh Jaya, pantai Suak Geudeubang Aceh Barat, pantai Lhok Keutapang Aceh Selatan, pantai Teluk Dalam Simeulue, Bukit Tower PT Arun Kota Lhokseumawe dan Tugu 0 KM Kota Sabang," sebutnya.

Ia menambahkan, pengamatan hilal tersebut akan dilakukan secara tertutup, hanya operator dan tim pengamat yang dibolehkan hadir ke lokasi pemantauan serta tetap mengindahkan protokol kesehatan pencegahan COVID-19.

"Bagi masyarakat yang ingin menyaksikan jalannya pengamatan, dapat menyaksikan langsung melalui channel YouTube Kemenag Aceh, Facebook Kanwil Kementerian Agama Provinsi Aceh dan Facebook Observatorium Tgk Chiek Kuta Karang Lhoknga," kata Iqbal.

video youtube embed

Sementara itu, Ahli Falakiyah Kanwil Kemenag Aceh, Alfirdaus Putra menyampaikan bahwa pada 29 Zulkaidah, hilal diperkirakan sudah terlihat di atas ufuk dengan posisi imkan rukyat (memungkinkan untuk di-rukyat).

"Diperkirakan hilal terlihat karena ketinggian sudah 8 derajat lebih dan instensitas cahaya hilal sudah 0,82 persen," tutur Firdaus.

Ia menjelaskan, diperkirakan saat matahari terbenam besok, posisi hilal berada pada 290,65 derajat dari utara searah jarum jam, tinggi hilal 8,86 derajat di atas ufuk dan elongasi 9,43 derajat.

"Keputusan 1 Zulhijah dan 10 Zulhijah/Idul Adha tetap menunggu keputusan hasil sidang isbat Menteri Agama Republik Indonesia," ujar Firdaus.

kumparan post embed