Konten Media Partner

Syarat Masuk Kantor di Lingkungan Pemerintah Aceh, Wajib Telah Divaksin

ACEHKINIverified-green

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah mencoba pengunaan aplikasi peduli lindungi, menjadi syarat masuk kantor. Foto: Humas Aceh
zoom-in-whitePerbesar
Sekretaris Daerah Aceh, Taqwallah mencoba pengunaan aplikasi peduli lindungi, menjadi syarat masuk kantor. Foto: Humas Aceh

Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, Taqwallah, melakukan sosialisasi dan simulasi penggunaan aplikasi PeduliLindungi di lingkungan Pemerintah Aceh. Sosialisasi dan simulasi itu berlangsung di depan gedung P2K di komplek Kantor Gubernur Aceh, Jumat (29/10/2021).

Dalam kegiatan itu Taqwallah memimpin para Kepala SKPA untuk melakukan ujicoba penggunaan aplikasi PeduliLindungi guna memastikan mereka telah melakukan vaksinasi COVID-19. Hal itu dilakukan sebagai persiapan, karena mulai Senin mendatang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Aceh diwajibkan melakukan scanning barcode aplikasi PeduliLindungi sebagai syarat untuk memasuki kantor.

Taqwallah menegaskan, seluruh ASN di lingkup Pemerintah Aceh yang telah dinyatakan layak vaksin, wajib menjalani vaksinasi COVID-19 tanpa kecuali. Kepada para kepala SKPA juga diingatkan untuk segera memastikan seluruh ASN di bawah tanggungjawab masing-masing untuk menjalani vaksinasi.

“Ini menjadi tanggungjawab langsung kepala SKPA untuk memantau dan memastikan ASN yang layak vaksin untuk segera melakukan vaksinasi,” perintah Taqwallah.

Dirjen Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (P2P) Kemenkes RI, dr. Maxi Rein Rondunuwu, melakukan ujicoba Scan QR Code Vaksin untuk ASN Pemerintah Aceh.

Sementara itu Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Aceh, Muhammad Iswanto, yang ikut hadir di lokasi menjelaskan, penerapan sistem barcode PeduliLindungi dilakukan sebagai ikhtiar memutus penyebaran COVID-19, yaitu dengan memastikan seluruh ASN yang layak vaksin telah melakukan vaksinasi.

Iswanto juga menerangkan, Pemerintah Aceh menyampaikan terima kasih kepada segenap ASN dan masyarakat umum yang telah melakukan vaksinasi. Hal itu diharapkan dapat memberikan dampak positif yaitu terbentuknya kekebalan kelompok sebagai upaya mengakhiri pandemi COVID-19. “Alhamdulillah kita lihat situasi mulai semakin membaik, dan kita berharap ke depannya akan terus membaik sehingga pandemi ini segera berakhir,” kata Iswanto. []