Konten Media Partner

Terus Bertambah, Kasus Positif COVID-19 di Aceh Capai 53

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengambilan sampel swab COVID-19 di Aceh. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Pengambilan sampel swab COVID-19 di Aceh. Foto: Suparta/acehkini

Kasus positif virus Corona di Aceh terus bertambah. Data Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh mencatat ada penambahan 3 kasus baru pada hari ini dari sebelumnya 50, sehingga total saat ini menjadi 53 kasus.

Diketahui dari penambahan 3 kasus baru yang dilaporkan pada Rabu (24/6) sore, dua di antaranya berdasarkan hasil pemeriksaan swab yang keluar pada Selasa (23/4) malam. Sementara 1 kasus lainnya terkonfirmasi positif COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab dari Balai Litbangkes Aceh, Rabu (24/6).

"Tiga kasus terbaru masing-masing berinisial NB, His, dan WH. Ketiganya sedang dirawat di Respiratory Intensive Care Unit (RICU) RSUDZA Banda Aceh," ujar Juru Bicara Gugus Tugas COVID-19 di Aceh, Saifullah Abdulgani, dalam keterangan tertulis, Rabu sore.

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Pemerintah Aceh, Saifullah Abdulgani (SAG). Foto: Suparta/acehkini

Jubir yang akrab disapa SAG itu menjelaskan, NB merupakan perempuan 65 tahun warga Labuhan Haji, Aceh Selatan, yang menjalani operasi usus buntu di Rumah Sakit Umum Meuraxa, Banda Aceh, pada 17 Juni 2020.

"Tiga hari setelah operasi, kondisi NB tampak semakin membaik, namun pada foto thorax (bagian dada) terlihat ada gejala infeksi virus corona," kata SAG.

Menurutnya, tim medis pun kemudian memutuskan untuk melakukan uji swab dan diperiksa dengan real time polymerase chain reaction (RT-PCR) di Balai Litbangkes Aceh. Hasil test PCR menunjukkan NB positif COVID-19, dan dirujuk ke RSUDZA Banda Aceh untuk perawatan lebih lanjut.

kumparan post embed

SAG menambahkan, sementara His (56) seorang laki-laki dengan Kartu Tanda Penduduk (KTP) Kota Pekan Baru, diketahui positif COVID-19 berdasarkan hasil pemeriksaan swab dengan sistem PCR di Balai Litbangkes Aceh pada 23 Juni 2020. His kini juga dirawat oleh Tim Medis COVID-19 RSUDZA Banda Aceh.

"Sedangkan WH masih remaja 18 tahun. Ia berobat ke RSU Meuraxa Banda Aceh karena demam dan penyakit penyerta lainnya. Hasil foto rontgen memberlihatkan tanda-tanda infeksi virus corona, dan hasil pemeriksaan swab dengan RT-PCR pun terkonfirmasi positif COVID-19," sebut SAG.

"RSU Meuraxa juga merujuk pemilik KTP Kota Medan itu ke RSUDZA Banda Aceh untuk perawatan lebih lanjut," sambungnya.

Update COVID-19 di Aceh per Rabu (24/6/2020) pukul 15.00 WIB di laman Dinas Kesehatan.

Dengan bertambahnya 3 kasus baru yang dilaporkan pada hari ini, kata SAG, total positif terinfeksi virus corona di Aceh hingga saat ini sudah mencapai 53 kasus per Rabu (24/6) pukul 15.00 WIB.

Ia merincikan, dari total 53 kasus tersebut, pasien positif COVID-19 di Aceh yang masih dirawat sebanyak 31 orang. Sedangkan 20 orang lainnya sudah sembuh, dan 2 orang meninggal dunia.

Lebih lanjut, SAG menyampaikan ada penambahan Orang Dalam Pemantauan (ODP) baru sebanyak 7 orang pada hari ini. Sehingga total ODP di seluruh Aceh menjadi 2.248 orang.

"ODP yang masih dalam pemantauan Gugus Tugas COVID-19 kabupaten/kota saat ini sebanyak 36 orang. Sedangkan sebanyak 2.212 orang sudah selesai menjalani proses pemantauan atau isolasi secara mandiri," jelasnya.

kumparan post embed

Adapun jumlah Pasien Dalam Pengawasan (PDP), sebut SAG, hari ini bertambah 2 sehingga totalnya menjadi 119 orang. Ia merincikan, PDP yang masih dirawat di rumah sakit rujukan COVID-19 kabupaten/kota saat ini sebanyak 3 orang. Sedangkan 115 lainnya sudah sembuh, dan 1 PDP meninggal dunia pada 25 Maret lalu.

"Kita imbau masyarakat memberlakukan protokol kesehatan terhadap tamu-tamunya yang datang dari luar zona hijau, dan lebih bijak sana bila menerima ‘kunjungan’ tamunya melalui teknologi informasi—meski tidak bertemu fisik, namun tanpa mengurangi esensi silaturahmi dalam kehidupan kita," ujar SAG.