Tiga Sungai Meluap, Banjir Rendam 6 Kecamatan di Aceh Utara

Enam kecamatan di Kabupaten Aceh Utara, Aceh, terendam banjir setelah tiga sungai besar meluap, Minggu (3/1). Sejumlah warga harus mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Sampai sore ini, debit air sungai meningkat dan hujan terus mengguyur.
"Hujan deras pada Sabtu, (3/1), sejak pukul 08.00 WIB menyebabkan meluapnya Krueng Keureuto, Krueng Pirak, dan Krueng Pase dengan ketinggian air bervariasi 20-100 sentimeter di enam kecamatan," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Sunawardi, kepada jurnalis, Minggu (3/1).
Enam kecamatan tersebut adalah Lhoksukon, Pirak Timu, Tanah Luas, Matang Kuli, Simpang Keuramat, dan Syamtalira Bayu. "Tanggul (sungai) jebol di Batu VI, Kecamatan Lhoksukon," tutur Sunawardi.
Sunawardi menuturkan warga Kecamatan Matang Kuli dan Pirak Timu sudah mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Jumlahnya masih didata petugas. BPBD Aceh Utara meminta camat dan perangkat desa untuk melaporkan perkembangan situasi secara kontinu dan melakukan gotong royong membersihkan saluran.
"Kebutuhan mendesak adalah perbaikan tanggul di Batu VI, Lhoksukon dan dapur umum," sebutnya.
Sejak kemarin banjir luapan juga melanda Kabupaten Aceh Timur dan Kota Langsa. Banjir terjadi setelah hujan deras mengguyur kawasan itu sejak hari pertama tahun baru 2021.
