News
·
14 Oktober 2020 21:11

Viral Emak-Emak di Aceh Tak Pakai Masker Marahi Polisi, Mengaku Istri Jaksa

Konten ini diproduksi oleh ACEHKINI
Viral Emak-Emak di Aceh Tak Pakai Masker Marahi Polisi, Mengaku Istri Jaksa (526261)
Seorang perempuan di Aceh Tengah yang tidak memakai masker saat terlibat adu mulut denga petugas gabungan dalam operasi yustisi penerapan protokol kesehatan. Foto: Dok. acehkini
Seorang emak-emak di Kabupaten Aceh Tengah, Aceh, terlibat adu mulut dengan petugas gabungan yang menggelar operasi yustisi penerapan protokol kesehatan di Simpang Empat, Kecamatan Bebesan. Perempuan yang tak memakai masker dan helm saat berkendara sepeda motor itu menolak dihentikan petugas razia dengan mengaku istri jaksa.
ADVERTISEMENT
Rekaman video pertengkaran mulut emak-emak ini dengan petugas beredar luas di media sosial. Dalam gambar hidup itu, perempuan yang mengenakan jilbab berkelir hijau tampak menelepon seseorang saat berhadapan dengan aparat polisi dan Satpol PP-WH.
"Suami ibu kerja di mana?" tanya seorang anggota polisi. "Jaksa," jawab perempuan itu. "Saya mau jemput anak saya dulu, nanti balik lagi kemari," lanjutnya dengan suara keras.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Aceh Tengah, AKP Yofie Artanta, mengatakan kejadian itu terjadi pada Selasa (14/10) siang saat petugas gabungan dari polisi, Satpol PP-WH, dan TNI menggelar operasi yustisi penerapan protokol kesehatan di Kecamatan Bebesan. Menurutnya, perempuan itu berinisial PP (29 tahun), warga Medan, Sumatra Utara.
"Kejadiannya kemarin. Awalnya dia tidak memakai masker lalu diberhentikan sama tim gugus tugas untuk dimintai keterangan. Tapi dia tidak mengikuti apa yang disampaikan gugus tugas, dia menolak. Kita tidak tahu tujuannya," ujar Yofie kepada acehkini, Rabu (14/10).
ADVERTISEMENT
Setelah sempat adu mulut, kata Yofie, perempuan itu lalu melarikan diri. Selanjutnya petugas berusaha mengejar dan menangkapnya. Berikutnya dia dibawa ke Mapolres Aceh Tengah. "Tadi pagi saya dengar dari anggota masih diperiksa di Satuan Reskrim," katanya.
Yofie menyebutkan, informasi yang diperolehnya PP bukanlah istri jaksa seperti pengakuannya kepada petugas. "Yang saya dapat keterangan dari Kajari dia bukan istri jaksa, kemungkinan dia punya keluarga jaksa," tuturnya.