Foto: Aksi Tim Peucrok Menggelar Razia Masker di Aceh demi Tekan Corona

Puluhan aparat TNI, Polri, serta Satpol PP yang tergabung dalam ‘Tim Peucrok’ (tim pengejar) melaksanakan razia masker di jalan depan Masjid Raya Baiturrahman, Banda Aceh, Senin (28/9). Razia itu digelar dalam rangka pendisiplinan dan penegakan hukum protokol kesehatan guna menekan penularan virus corona di Aceh.
Semua pengguna jalan yang tidak menggunakan masker dihentikan oleh petugas 'Tim Peucrok' dalam razia tersebut. Warga yang terjaring tidak memiliki masker, namanya dicatat, kemudian dihukum dengan menghafal Pancasila atau ayat Al-Qur'an.
Razia 'Peucrok' masker rutin dilakukan sejak diluncurkan Selasa (22/9) lalu. Pada hari Senin hingga Jumat, razia dilakukan pagi dan sore hari. Sementara pada Sabtu dan Minggu, razia masker dilakukan 'Tim Peucrok' pada malam hari.
Hingga hari ini, berdasarkan data terbaru situs Dinas Kesehatan Aceh pada Senin (28/9) pukul 16.30 WIB, secara akumulatif jumlah kasus positif (terkonfirmasi) COVID-19 di Aceh sudah mencapai 4.323 orang. Rinciannya, 1.753 orang masih dirawat di rumah sakit atau diisolasi, 2.403 orang dinyatakan sembuh, dan 167 orang meninggal dunia.
Razia masker yang digelar Tim Peucrok ini dilakukan guna menekan penularan virus corona yang terus meningkat di Aceh. Berikut suasana saat pelaksanaan razia masker yang berlangsung di depan Masjid Raya Baiturrahman, Aceh, Senin (28/9).
