kumparan
15 September 2019 22:04

Wabup Pidie soal Jembatan Kayu Rusak: Dalam Waktu Dekat Diperbaiki

Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah T.M. Daud, menaiki jembatan gantung dengan lantai bolong-bolong dan kayu lapuk saat meninjau ke lokasi, Minggu (15/9). Foto: Dok. Wabup Pidie
Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah T.M. Daud, meninjau ke lokasi jembatan gantung kayu rusak di Gampong Keutapang Aree, Kecamatan Delima, Pidie, Aceh, Minggu sore (15/9). Jembatan rusak itu kerap dilalui siswa untuk ke sekolah. Fadhlullah pun sempat menaiki jembatan dengan lantai bolong-bolong dan kayu lapuk itu.
ADVERTISEMENT
Fadhlullah mengaku langsung turun ke lokasi begitu mendapat informasi adanya jembatan rusak. Hasil pantauannya, kondisi jembatan tersebut memang sangat memprihatinkan.
Oleh karenanya, Pemerintah Kabupaten Pidie akan segera memperbaikinya dalam waktu dekat. "Bahwa butuh sesegera mungkin diperbaiki jembatan tersebut," kata Fadhlullah kepada acehkini, Minggu (15/9).
Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah T.M. Daud, saat meninjau ke lokasi jembatan gantung kayu rusak yang dilalui siswa ke sekolah di Gampong Keutapang Aree, Minggu sore (15/9). Foto: Dok. Wabup Pidie
Fadhlullah menyebut, petugas Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Pidie akan segera ke lokasi untuk mempercepat perbaikan jembatan gantung tersebut.
"Dinas PUPR segera akan ke lapangan untuk melakukan percepatan realisasi perbaikan jembatan gantung yang kondisinya sangat memprihatinkan tersebut," kata dia.
Sebelumnya, Minggu pagi (15/9), Fadhlullah kepada acehkini menyatakan perbaikan jembatan tersebut sudah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Kabupaten Perubahan (APBK-P) Tahun 2019 Kabupaten Pidie.
ADVERTISEMENT
"Sudah kita anggarkan untuk perbaikan dalam APBK-P tahun 2019. Artinya dalam waktu dekat akan kita perbaiki. Secara bertahap pasti akan kita perbaiki dan akan kita bangun baru jika belum ada dan sangat dibutuhkan oleh masyarakat," kata Fadhlullah.
Seperti diketahui, siswa sekolah dari tiga desa di Kecamatan Delima, Kabupaten Pidie, Aceh, harus menggunakan jembatan gantung kayu rusak dengan lantai bolong-bolong saat menyeberangi sungai untuk mencapai sekolah. Kondisi jembatan memprihatinkan ini tak pernah diperbaiki sejak rusak pada 2015 akibat diterjang banjir.
Wakil Bupati Pidie, Fadhlullah T.M. Daud, meninjau ke lokasi jembatan gantung kayu rusak yang dilalui siswa ke sekolah di Gampong Keutapang Aree, Minggu sore (15/9). Foto: Dok. Wabup Pidie
Jembatan gantung sepanjang 14 meter yang membelah sungai Krueng Baro itu berada di Gampong Keutapang Aree, Kecamatan Delima. Jembatan ini menghubungkan tiga gampong, yakni Gampong Pante Aree, Keutapang Aree, dan Mesjid Aree di Kecamatan Delima dengan jalan aspal yang dilintasi angkutan umum.
ADVERTISEMENT
"Selama ini tidak ada yang peduli. Saya sudah sampaikan soal ini ke Bupati Pidie. Saya datang ke rumahnya, tapi belum ada respons," kata Jawahir, Keuchik Gampong Keutapang Aree, kepada acehkini, Sabtu (14/9).
Reporter: Habil Razali
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab publisher. Laporkan tulisan