Konten Media Partner

Wisata Tsunami PLTD Apung Dibuka Lagi, Pengunjung Wajib Ikuti Protokol COVID-19

ACEHKINIverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Pengunjung ke PLTD Apung diperiksa suhu tubuh. Foto: Suparta/acehkini
zoom-in-whitePerbesar
Pengunjung ke PLTD Apung diperiksa suhu tubuh. Foto: Suparta/acehkini

Setelah tiga bulan ditutup akibat terdampak virus corona, kini lokasi wisata tsunami PLTD Apung sudah dibuka kembali untuk umum. Para pengunjung diwajibkan mengikuti protokol pencegahan COVID-19.

“Sudah dibuka sejak Senin kemarin, setelah ditutup pada pertengahan Maret 2020 lalu,” kata Jamal petugas di PLTD Apung Banda Aceh, Sabtu, (13/6).

PLTD Apung adalah kapal yang terseret tsunami Aceh 26 Desember 2004 silam. Saat bencana datang, kapal yang difungsikan sebagai pembangkit listrik di lepas pantai, digiring gelombang laut ke tengah pemukiman warga.

Alhasil, berlabuhlah kapal berbobot mati 2.600 ton dengan panjang 63 meter ke darat, tepatnya di Gampong Punge, Banda Aceh. Kapal itu bergeser sekitar 5 kilometer dari tempatnya dulu, menjadi bukti nyata ganasnya bencana tsunami.

Baca kisah PLTD Apung dalam berita sebelumnya:

kumparan post embed
Kapal PLTD Apung di Banda Aceh setelah dibuka kembali. Foto: Suparta/acehkini

Berbeda dengan sebelumnya, para pengunjung diwajibkan mengikuti protokol COVID-19 ketika memasuki ke kompleks PLTD Apung. “Untuk bisa masuk, pengunjung harus bersedia mencuci tangan dengan hand sanitizer yang disediakan petugas, wajib memakai masker. Jika tidak mematuhi, tidak diizinkan masuk,” ungkap Jamal.

Wisata PLTD Apung, dibuka setiap hari dari pukul 8:30 WIB sampai pukul 16:00 WIB. Saban hari, lokasi akan ditutup sementara pukul 11:30-14:30 WIB. Sementara pada hari Jumat, lokasi mulai pagi dan mulai dibuka pukul 14:30 WIB. []

kumparan post embed