Kumparan Logo

Atalarik Syach Inginkan Tsania Marwa Pulang ke Rumah

kumparanHITSverified-green

clock
comment
4
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Atalarik dan Tsania. (Foto: Indoartisfansclub-Instagram/tsaniamarwa)
zoom-in-whitePerbesar
Atalarik dan Tsania. (Foto: Indoartisfansclub-Instagram/tsaniamarwa)

Proses cerai rumah tangga pesinetron Atalarik Syach dan Tsania Marwa hingga saat ini masih diproses Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat.

Keduanya bahkan sempat tidak saling bertemu usai Marwa mengajukan gugatan cerai terhadap Arik--panggilan Atalarik--pada 14 Maret kemarin. Namun pada sidang mediasi kedua April lalu, mereka akhirnya bertemu di ruang pengadilan.

Atalarik di PA Cibinong (Foto: DN Mustika Sari/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Atalarik di PA Cibinong (Foto: DN Mustika Sari/kumparan)

Tidak banyak kata yang dilontarkan mereka berdua. Bahkan hubungan mereka menjadi memanas setelah Marwa tidak diperkenankan untuk bertemu dengan kedua anaknya, Syarif Muhammad Fajri (4) dan Aisyah Syabira (2).

Meskipun proses cerai sedang berjalan, rupanya pesinetron berusia 43 tahun ini masih menginginkan rumah tangganya kembali akur.

Baca Juga:

2 Syarat dari Atalarik Syach Jika Tsania Marwa Ingin Ketemu Anak

Evelyn soal Aming: Dia Emosian Terus, Mending Enggak Usah Komunikasi

Andrea Dian Sempat Keguguran Saat Hamil Tiga Bulan

"Iya, dia (Arik) malah kan ingin Marwa tidak bercerai. Dia mau Marwa kembali ke rumah," ucap kuasa hukum Arik, Junaidi, ketika dihubungi melalui sambungan telepon, Rabu (10/5).

Junaidi juga menegaskan Arik tidak pernah melarang Marwa mengunjungi kedua anak mereka. Meskipun saat ini Marwa berada di rumah orangtuanya.

Tsania Marwa, Atalarik Syach, dan sang anak. (Foto: Caroline Pramantie/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Tsania Marwa, Atalarik Syach, dan sang anak. (Foto: Caroline Pramantie/kumparan)

"Sejak awal dikatakan Atalarik enggak pernah menutup akses Marwa, untuk bertemu dengan anak. Asalkan ada tata krama. Jadi kalau dia ke KPAI dan KPAI ingin memediasi, why not,," lanjutnya.

Junaidi namun enggan memberikan tanggapan, soal kabar yang menyebutkan jika Arik melarang anaknya pergi ke sekolah.

"Itu akan diklarifikasi langsung oleh Atalarik di depan KPAI langsung. Biar mereka klarifikasi, nanti hasilnya kita dengar saja," tandasnya.