Kumparan Logo

Pengacara Sebut Pria yang Mengawal Atalarik Syach Wartawan

kumparanHITSverified-green

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Atalarik di PA Cibinong (Foto: DN Mustika Sari/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Atalarik di PA Cibinong (Foto: DN Mustika Sari/kumparan)

Kehadiran pesinetron Atalarik Syach pada sidang cerai kedua di Pengadilan Agama Cibinong, Jawa Barat, langsung menyedot perhatian. Bagaimana tidak, pria berusia 43 tahun ini tiba dengan dikawal kurang lebih 14 pria besar berseragam hitam.

Pria itu langsung mengawal Arik mulai dari turun dari mobil SUV warna putih, hingga masuk ke ruang sidang yang telah dinantikan sang istri, Tsania Marwa.

Atalarik datang dengan pengawalan ketat (Foto: DN Mustika Sari/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Atalarik datang dengan pengawalan ketat (Foto: DN Mustika Sari/kumparan)

Lalu, siapakah pria berseragam hitam yang mengawal Arik di persidangan itu?

"Mana ada pengawal. Kalian (wartawan) ini suka sekali, yang pasti arik udah datang," ucap kuasa hukum Arik, Junaidi, ketika ditemui di Pengadilan Agama Cibinong, Selasa (18/4).

Baca Juga:

Atalarik Syach Hadiri Sidang Cerai dengan Dikawal 14 Pria

Aldi Taher Sembuh dari Kanker Kelenjar Getah Bening

Atalarik Syach Pilih Bungkam Usai Bertemu Tsania Marwa di Persidangan

Ketika awak media kembali menegaskan belasan pria yang kerap menjaga Arik selama di pengadilan, Junaidi tetap tidak membenarkan jika orang tersebut pengawal khusus Arik.

"Enggak ada, saya enggak lihat, saya kira wartawan. Bajunya dia hari ini enggak dibahas sekalian? Itu desainernya siapa, sepatunya merek apa atau (bahas) saya, enggak? Enggak usah dipermasalahkan lah. Kalian doakan saja itu semoga mereka rujuk kembali, sakinah mawadah waromah," tandasnya.

Atalarik dan Tsania Marwa di ruang sidang (Foto: DN Mustika Sari/kumparan)
zoom-in-whitePerbesar
Atalarik dan Tsania Marwa di ruang sidang (Foto: DN Mustika Sari/kumparan)

Usai menjalani sidang beragendakan mediasi dengan Marwa, Arik yang mengenakan kemeja motif batik lengan pendek itu memilih untuk bungkam dan terus melangkah dengan cepat meninggalkan gedung PA Cibinong.

Lagi-lagi, Arik dikawal belasan pria tegap tersebut, dan langsung menaiki kendaraan pribadi yang telah menunggu di depan pintu masuk pengadilan.