Konten dari Pengguna

KKN UMY, Kelola Sampah Secara Cerdas Melalui Teknik Hidropnik Dusun Nogosari

Adellya Vio Pratama
Seorang Mahasiswi aktif di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, prodi S1- Manajemen.
20 Maret 2024 3:24 WIB
·
waktu baca 9 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Tulisan dari Adellya Vio Pratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
sosmed-whatsapp-green
kumparan Hadir di WhatsApp Channel
Follow
Adellya Vio, Arum Ndanang, Dara Az Zahra, Donny Nur, Ibnu B, Muhammad Alifian, Nadia Dika, Pryo Sejati, Syafa Alya, Venabella M, dan Warih Andan Puspitosari*
ADVERTISEMENT
Email coresponden: [email protected]

Abstrak

Desa Nogosari adalah salah satu desa di Kecamatan Selopamioro, Kabupaten Bantul, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Desa ini terletak di kaki Gunung dan terkenal dengan keindahan alamnya yang masih asri. Mayoritas penduduk desa ini bermata pencaharian sebagai petani dan peternak.Desa Nogosari memiliki tanah yang subur dan cocok untuk ditanami berbagai jenis tanaman, seperti padi, jagung, dan sayuran seperti bawang merah dan bawang putih.Maka hasil dari riset dan observasi kami disini mendapatkan permasalahan yang dimana lahan terbatas untuk menanam tanaman pokok seperti padi,jagung dan sayuran.Serta dimana masalah sampah pada desa ini juga termasuk vital yang dimana harus tanggulangin dengan berbagai cara contohnya yaitu hidroponik yang bahan medianya menggunakan sampah-sampah seperti botol plastik.Program ini menggunakan metode mixing pupuk nutrisi berupa (AB MIX).Hidroponik AB Mix adalah sebuah metode budidaya tanaman tanpa tanah yang menggunakan larutan nutrisi AB Mix. Larutan AB Mix mengandung semua unsur hara makro dan mikro yang dibutuhkan tanaman untuk tumbuh dengan optimal.Keuntungan penggunaan metode AB mix Pertumbuhan tanaman yang cepat: Tanaman yang ditanam dengan hidroponik AB Mix tumbuh lebih cepat dibandingkan dengan tanaman yang ditanam di tanah.Hasil panen yang tinggi: Hidroponik AB Mix dapat menghasilkan panen yang lebih tinggi dibandingkan dengan tanaman yang ditanam di tanah.Penggunaan air yang efisien: Hidroponik AB Mix menggunakan air yang lebih sedikit dibandingkan dengan tanaman yang ditana di tanah.Lebih ramah lingkungan: Hidroponik AB Mix tidak menggunakan pestisida dan pupuk kimia.Hidroponik AB Mix adalah metode budidaya tanaman yang memiliki banyak keuntungan, seperti pertumbuhan tanaman yang cepat, hasil panen yang tinggi, dan penggunaan air yang efisien. Namun, hidroponik AB Mix juga memiliki beberapa kekurangan, seperti biaya awal yang tinggi dan perawatan yang intensif.
ADVERTISEMENT
Kata kunci: Sampah,Metode AB MIX,Hidroponik

Abstract

Nogosari Village is one of the villages in Selopamioro District, Bantul Regency, Yogyakarta Special Region Province. This village is located at the foot of a mountain and is famous for its pristine natural beauty. The majority of the residents of this village make their living as farmers and breeders. Nogosari Village has fertile land and is suitable for planting various types of plants, such as rice, corn, and vegetables such as shallots and garlic. So the results of our research and observations here have identified problems that where land is limited to grow staple crops such as rice, corn and vegetables. And where the waste problem in this village is also vital and must be addressed in various ways, for example hydroponics, which uses waste as a medium, such as plastic bottles. This program uses the mixing method. nutrient fertilizer in the form of (AB MIX). AB Mix hydroponics is a method of cultivating plants without soil that uses AB Mix nutrient solution. The AB Mix solution contains all the macro and micro nutrients that plants need to grow optimally. Benefits of using the AB Mix method. Fast plant growth: Plants grown using AB Mix hydroponics grow faster than plants grown in soil. High yields. Hydroponic AB Mix can produce higher yields compared to plants grown in soil. Efficient use of air: Hydroponic AB Mix uses less air compared to plants grown in soil. More environmentally friendly: Hydroponic AB Mix does not use pesticides and chemical fertilizers. AB Mix hydroponics is a method of cultivating plants that has many advantages, such as fast plant growth, high yields, and efficient use of water. However, AB Mix hydroponics also has several disadvantages, such as high initial costs and intensive maintenance.
ADVERTISEMENT
Keywords: Waste, AB MIX Method, Hydroponics
Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan suatu bentuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan oleh mahasiswa dengan tujuan membantu memberdayakan masyarakat di desa tertentu. Selain itu, kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter sosial mahsiswa agar menjadi individu yang peduli terhadap lingkungan sekitar dan mampu mengatasi masalah-masalah yang muncul di desa tersebut. KKN sering kali dianggap sebagai salah satu pilar utama dalam program pengabdian masyarakat di perguruan tinggi, yang diwajibkan untuk dilaksanakan oleh mahasiswa. Melalui KKN, mahasiswa dapat menerapkan prinsip kerja sama dalam kelompok dengan berbagai bidang kompetensi akademik. Pengabdian kepada masyarakat di dalam KKN menjadi wujud peran aktif perguruan tinggi dalam mengaplikasikan ilmu pengetahuan dan teknologi secara konkret untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
ADVERTISEMENT
Dusun Nogosari Imogiri merupakan sebuah pemukiman yang terletak di wilayah Imogiri, Yogyakarta, Indonesia. Dusun ini memiliki karakteristik yang unik, kental dengan nuansa pedesaan, dan memainkan peran penting dalam kehidupan masyarakat sekitar.
Keberagaman Budaya: Dusun Nogosari Imogiri memiliki keberagaman budaya yang tercermin dalam tradisi, adat istiadat, dan seni lokal. Kehidupan sehari-hari masyarakat dipenuhi dengan nilai-nilai tradisional yang diwariskan dari generasi ke generasi. Potensi Pariwisata: Keindahan alam dan budaya lokal membuat Dusun Nogosari memiliki potensi pariwisata yang menarik. Wisatawan dapat menikmati suasana pedesaan yang tenang, mengenal tradisi lokal, dan mengeksplorasi keunikan tempat ini. Mata Pencaharian: Mayoritas penduduk Dusun Nogosari masih mengandalkan mata pencaharian dari sektor pertanian dan peternakan. Tanah subur di sekitar dusun mendukung kegiatan pertanian, sementara peternakan menjadi bagian penting dari Ekonomi lokal. Kesenian Lokal: Dusun ini juga menjadi tempat berkembangnya seni dan kesenian lokal. Pertunjukan tradisional, seperti wayang kulit atau tarian daerah, sering diadakan sebagai bagian dari upaya mempertahankan dan menghargai warisan budaya. Keterlibatan Komunitas: Komunitas lokal di Dusun Nogosari memiliki peran yang kuat dalam mengelola sumber daya dan memajukan kesejahteraan bersama. Gotong royong dan kerjasama antarwarga menjadi landasan kehidupan masyarakat.
ADVERTISEMENT
Dalam era perkembangan teknologi dan urbanisasi yang pesat, masalah pengelolaan sampah menjadi tantangan serius yang dihadapi oleh masyarakat modern. Tingginya tingkat konsumsi dan kurangnya kesadaran lingkungan dapat menyebabkan penumpukan sampah yang merugikan lingkungan dan kesehatan manusia. Untuk mengatasi permasalahan ini, pengembangan solusi inovatif dan berkelanjutan dalam pengelolaan sampah perlu diimplementasikan.
Salah satu masalah utama dalam pengelolaan sampah adalah kurangnya ruang pembuangan sampah dan risiko pencemaran lingkungan. Selain itu, pengelolaan sampah konvensional belum sepenuhnya memanfaatkan potensi positif dari limbah organik, seperti limbah dapur dan organik lainnya. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang holistik dan berkelanjutan dalam mengelola sampah untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Program kerja pengelolaan dan pendayagunaan sampah dengan hidroponik bertujuan untuk memberikan solusi inovatif dalam mengatasi masalah pengelolaan sampah. Dengan mengintegrasikan konsep hidroponik, diharapkan dapat memanfaatkan limbah organik sebagai sumber nutrisi bagi tanaman, sehingga mengurangi jumlah sampah yang masuk ke tempat pembuangan akhir. Tujuan lainnya adalah menciptakan model pengelolaan sampah yang ramah lingkungan, meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pengelolaan sampah, serta memberikan kontribusi positif terhadap kesehatan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
ADVERTISEMENT
Melalui program ini, diharapkan dapat tercipta siklus berkelanjutan antara pengelolaan sampah dan produksi tanaman, menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berdaya guna. Selain itu, penerapan hidroponik sebagai metode pertanian tanaman akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas hasil pertanian dan ketersediaan pangan, sehingga memberikan manfaat ganda bagi masyarakat. Adapun langkah-langkah dalam teknik hidropnik:
Tahap 1: Penyemaian Tahap penyemaian
Tahap penyemaian ini menggunakan bibit pakcoy yang dimasukkan ke dalam rockwool berukuran ±2,5 x 2,5 cm yang telah diberi lubang. Masing-masing lubang pada rockwool dapat diisi 1 buah bibit pakcoy guna menghindari akar yang saling bertabrakan ketika bibit tumbuh. Bibit pakcoy yang digunakan dalam penelitian ini menggunakan bibit pakcoy. Dalam masa penyemaian, kondisi rockwool harus tetap dalam keadaan basah. Oleh karena itu, pada proses penyemaian ini peneliti menggunakan gelas plastik yang diberikan sedikit air untuk menjaga kelembapan dari rockwool. Bibit yang digunakan adalah bibit pakcoy yang sudah tumbuh, Tampilan proses penyemaian dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
ADVERTISEMENT
Tahap 2: Pembuatan Media Hidroponik
Media hidroponik yang digunakan ialah botol bekas air mineral yang digunakan sebagai wadah menampung cairan nutrisi. Bagian tutup botol dilubangi menggunakan cutter atau alat lainnya. Hasil pelubangan tutup botol bekas air mineral dapat dilihat pada gambar 2. Lubang ini digunakan agar rockwool dapat menggantung di dalam tutup botol . Selanjutnya, sumbu yang digunakan dalam teknik hidroponik ini menggunakan kain flanel yang dibuat dari serat wol. Kain flanel dipotong menjadi beberapa bagian menyesuaikan ukuran lubang tutup aqua bekas air mineral. Bentuk tutup botol bekas air mineral dan kain dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
Tahap 3: Pembuatan Media Hidroponik
Pupuk nutrisi (AB Mix) memiliki kandungan unsur makro (N, P, K, Ca, Mg, & S) dan mikro (Fe, Mn, B, Zn, Cu, & Mo). Masing-masing stok berisi serbuk larutan 100 g + 25 g yang dapat dilarutkan dengan 0,5 liter air. Setelah larut, pupuk dapat disebar dengan perbandingan 5 ml pupuk A dan 5 ml pupuk B untuk 1 liter air.
ADVERTISEMENT
Tahap 4: Penanaman Tanaman Hidroponik
Bibit pakcoy yang sudah disiapkan dipindahkan ke dalam tutup botol bekas aqua air mineral yang telah dilubangi dan diberi sumbu menggunakan kain flanel yang berbahan kain wool. Pada tahap ini botol bekas air mineral di tambahkan air sebanyak 1,5 liter dan diberikan campuran larutan nutrisi yang telah dibuat sebanyak 5 ml stok A dan 5 ml stok B lalu aduk hingga merata. Selanjutnya,tutup botol bekas aqua air mineral yang sudah dimasukan tanaman beserta kain flanel dan busa, dapat di masukkan ke dalam botol bekas aqua air mineral yang telah dibuat. Pastikan sumbu kain flanel yang telah dipasang pada tutup botol menyentuh air larutan nutrisi. Hasil penanaman dapat dilihat pada gambar dibawah ini.
ADVERTISEMENT
Tahap 5: Sosialisasi dan Demonstrasi Hidroponik kelompok tani
Sosialisasi pada program kerja unggulan KKN UMY 066 dilaksanakan pada balai dusun nogosari dimana dihadiri oleh kelompok tani Nogosari.Sosialisasi ini dilakukan guna membuat kelompok tani pada desa nogosari lebih sadar akan pentingnya penggunaan sampah untuk didaur ulang serta pemanfaatannya yang dimana dapat menyelasaikan permasalahan kekurangan lahan untuk menanam bahan pokok seperti padi,jagung dan sayuran.seminar menggunakan metode seminar dan sharing dengan pembicara merupakan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta dibidang/program studi Agroteknologi. Pada sosialisasi ini pembicara menyampaikan tentang pengertian hidroponik, kelebihan hidroponik, jenis-jenis hidroponik, dan langkah-langkah penerapan hidroponik mulai dari penyemaian, perawatan, hingga pemanenan.Dengan bahan-bahan sampah yang dapat didaur ulang seperti botol kemasan.Harapannya melalui sosialisasi ini dapat memberikan pengetahuan baru yang dapat dipelajari, diterapkan, dan bermanfaat bagi warga nogosari.Demonstrasi dilakukan setelah seminar selesai yaitu praktik yang berupa pengenalan media tanam,pengunaan pupuk nutrisi,penyemaian dan lainnya.Dengan bibit yang digunakan berupa bibit pakcoi yang dimana nanti bahan uji coba akan disebarkan ke pekarangan sekolah dasar nogosari dan balai desa nogosari.
ADVERTISEMENT