Kumparan Logo

Bad Bunny Cetak Sejarah Baru di Primetime Emmy Lewat Super Bowl Halftime Show

kumparanHITSverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Rapper asal Puerto Rico, Bad Bunny, tampil dalam rangka tur dunia bertajuk Debi Tirar Mas Fotos World Tour di Estadio Monumental (MAS Monumental), Buenos Aires.
 Foto: Luis Robayo/AFP
zoom-in-whitePerbesar
Rapper asal Puerto Rico, Bad Bunny, tampil dalam rangka tur dunia bertajuk Debi Tirar Mas Fotos World Tour di Estadio Monumental (MAS Monumental), Buenos Aires. Foto: Luis Robayo/AFP

Penyanyi Bad Bunny berhasil mengukir prestasi baru dalam perjalanan kariernya dengan membawa pulang piala Primetime Emmy pertamanya. Penghargaan tersebut diraih berkat penampilannya dalam gelaran The Apple Music Super Bowl LX Halftime Show Starring Bad Bunny yang disiarkan oleh saluran televisi NBC.

Dalam ajang penghargaan yang berlangsung di Peacock Theater, Los Angeles ini, ia menang untuk kategori outstanding variety special (live) baik sebagai penampil utama maupun produser. Kemenangan ini sekaligus menempatkan pertunjukan itu sebagai program berbahasa Spanyol pertama yang berhasil memenangkan kategori bergengsi tersebut.

Gelaran paruh waktu yang dipimpin oleh Bad Bunny ini sukses mendominasi dengan memborong total tujuh piala dari berbagai kategori teknis dan kreatif. Angka tersebut melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Pepsi Super Bowl LVI Halftime Show pada tahun 2022 yang menampilkan Dr. Dre dan Snoop Dogg dengan perolehan tiga penghargaan. Pencapaian ini menjadikan pertunjukan tahun ini sebagai aksi panggung Super Bowl dengan penghargaan terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan Emmy Awards.

Beberapa kategori teknis yang berhasil dimenangkan antara lain penyutradaraan musik terbaik, tata suara terbaik, koreografi terbaik, hingga tata cahaya dan penyutradaraan teknis terbaik. Sutradara Hamish Hamilton kembali membawa pulang piala untuk kategori outstanding directing for a variety special berkat keterlibatannya dalam merancang visual panggung tersebut. Ini merupakan kemenangan ketiganya dalam empat tahun terakhir setelah sebelumnya menang lewat pertunjukan paruh waktu Rihanna dan gelaran Oscar.

Bad Bunny tampil di atas panggung selama Apple Music Super Bowl LX Halftime Show di Stadion Levi's, Santa Clara, California, Minggu (8/2/2026). Foto: Mike Blake/REUTERS

Keberhasilan proyek ini juga tidak lepas dari peran jajaran produser eksekutif kawakan seperti Shawn Carter yang lebih dikenal sebagai Jay-Z, Desiree Perez, serta Jesse Collins. Kolaborasi tim produksi ini terbukti mampu mengulang kesuksesan konsep serupa yang mereka garap empat tahun lalu, sekaligus memberikan standar baru bagi kualitas tayangan hiburan langsung di televisi.

Persaingan Ketat Taylor Swift dan Kemenangan Para Pesohor Pop

Di sisi lain, persaingan ketat juga terjadi pada kategori tayangan rekaman ulang yang mempertemukan beberapa nama besar industri musik pop. Taylor Swift yang masuk nominasi lewat film konser Taylor Swift | The Eras Tour | The Final Show harus merelakan piala jatuh ke tangan program spesial The Muppet Show yang tayang di platform streaming Disney+. Program dokumenter tribut tersebut menampilkan deretan bintang tamu populer mulai dari Maya Rudolph, Seth Rogen, hingga penyanyi muda Sabrina Carpenter.

Sabrina Carpenter berhasil mengamankan piala Primetime Emmy pertamanya sebagai penampil sekaligus produser eksekutif. Kemenangan ini semakin memperpanjang daftar pencapaian karier sang penyanyi muda yang tengah naik daun di kancah musik global. Sementara itu, program televisi populer The Late Show With Stephen Colbert juga menyusul dengan raihan lima piala berkat episode spesial mereka yang menampilkan Paul McCartney dan Bruce Springsteen.

Aktris senior Julie Andrews berhasil memenangkan kategori pengisi suara karakter terbaik berkat perannya sebagai Lady Whistledown dalam serial populer Netflix, Bridgerton. Kemenangan berturut-turut ini menjadikannya perempuan tertua yang pernah menerima piala Primetime Emmy di usia menjelang 91 tahun, melampaui rekor sahabat dekatnya, Carol Burnett.