Konten dari Pengguna

Travelogue: Curug Cimarinjung

Adira Oktaroza Krishnamurti

Adira Oktaroza Krishnamurti

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Adira Oktaroza Krishnamurti tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Travelogue: Curug Cimarinjung
zoom-in-whitePerbesar

Curug Cimarinjung terletak di Desa Ciwaru, Kecamaan Ciemas, Kabupaten Sukabumi. Curug Cimarinjung menjadi satu dari beberapa Air terjun yang menjadi destinasi andalan yang kawasan Geopark Ciletuh-Palabuhanratu.

Berada di Curug Cimarinjung, kita akan merasakan seperti terisolasi dari dunia luar. Lokasi Curug Cimarinjung yang dikelilingi tebing dan pepohonan, ditambah lagi dengan banyaknya batuan besar membuat pengunjung merasakan sensasi berada di the lost world.

Untuk mencapai Curug Cimarinjung, ada beberapa rute yang bisa ditempuh. Yang pertama Rute darat melalui (1) Sukabumi – Palabuhan Ratu Via Citarik – Simpenan – Kiaradua – Jalan Pal Tilu – Desa Ciemas – Desa Tamanjaya – Desa Ciwaru – Pantai Palangpang – Curug Cimarinjung atau (2) Sukabumi – Ujung Genteng Via Jampang Tengah – Lengkong – Waluran – Ciracap – Ciemas – Desa Tamanjaya – Desa Ciwaru – Pantai Palangpang – Curug Cimarinjung. Pengunjung bisa juga menggunakan perahu dari Pelabuhanratu menuju Pantai Palangpang. Ke depannya untuk mencapai Curug Cimarinjung akan dibuat jalur dari Pelabuhan ratu via Loji.

Curug Cimarinjung, terletak dialiran Sungai Cimarinjung, Desa Ciemas. Curug ini memiliki ketinggian lebih dari 50m. Curug ini dikenal juga dengan nama Curug Goong. Menurut legenda, kawasan Cimarinjung merupakan sebuah keraton alam ghaib tempat peminjaman peralatan gamelan. Pada acara-acara perayaan masyarakat sering meminjam perlengkapan kesenian tersebut tapi satu persatu hilang karena tidak dikembalikan hingga tinggal tersisa sebuah Goong yang masih tersembunyi di dalam curug tersebut. Dimana di hari-hari tertentu terdengar alunan suara goong.

Di aliran yang sama dengan Curug Cimarinjung masih ada dua curug lagi yang berukuran lebih kecil, Curug Dogdog dan Curug Nyelempet.

Travelogue: Curug Cimarinjung (1)
zoom-in-whitePerbesar

Aliran Cimarinjung berwarna kecoklatan. Hal tersebut dikarenakan adanya penambangan emas yang dilakukan secara tradisional di hulu sungainya. Sesuai dengan namanya, Ciemas, di sini banyak ditemukan endapan-endapan logam seperti emas.

Debit air Curug Cimarinjung sangat deras ketika musim hujan dan sangat berkurang ketika musim kemarau.

Jika Anda datang kesini jangan lupa untuk mengunjungi Pantai Palangpang atau menikmati senja di Puncak Darma yang terletak tidak jauh dari curug ini.

Sumber: Adiraoktaroza.com