Dua Sisi Dunia Malam, Night Terror dan Lucid Dream

Mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Brawijaya
Tulisan dari Adietya Pratama tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Malam adalah waktu di mana pikiran kita memasuki wilayah yang penuh misteri. Mimpi selalu menjadi misteri bagi manusia sepanjang sejarah. Dalam dunia mimpi, dua fenomena yang menarik perhatian adalah lucid dream dan night terror. Meskipun keduanya terjadi saat tidur pengalaman ini sangat kontras satu sama lain. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi dunia dua dunia mimpi, memahami fenomena ini, serta memberikan wawasan tentang apa yang mungkin terjadi di alam bawah sadar kita saat kita tertidur. Mari kita mulai pembahasan dari yang menyeramkan terlebih dahulu.

Apa Itu Night Terror?
Night terror, atau terror malam, adalah gangguan tidur yang termasuk dalam kategori parasomnia. Parasomnia adalah kelompok gangguan yang terjadi selama tidur dan mencakup berbagai kejadian, mulai dari tidur berjalan hingga mengalami mimpi yang intens. Night terror dikenal sebagai pengalaman yang sangat menakutkan yang melibatkan rasa ketakutan dan kebingungan yang sangat intens, seringkali disertai dengan respons fisik yang dramatis.
Orang yang mengalami night terror dapat terbangun secara mendadak selama tidur, seringkali berteriak atau menunjukkan perilaku yang menakutkan. Sementara itu, mereka mungkin sulit untuk dibangunkan atau dikomunikasikan, dan ketika mereka terbangun, seringkali tidak dapat mengingat rinciannya. Night terror biasanya terjadi pada periode tidur non-REM, yang membuatnya berbeda dari mimpi biasa yang terjadi selama fase REM. REM sendiri adalah salah satu fase tidur yang terjadi secara periodik selama siklus tidur manusia. Fase REM ditandai dengan gerakan cepat mata yang terjadi di bawah kelopak mata saat seseorang tertidur. Selama fase ini, aktivitas otak meningkat menjadi tingkat yang mirip dengan saat terjaga, tetapi otot-otot tubuh menjadi sangat rileks, hampir mencapai keadaan seperti lumpuh sementara.
Saat night terror terjadi, gelombang otak yang terlibat dalam tidur mendalam menjadi bergegas, dan tubuh siap untuk melawan atau melarikan diri. Ini adalah reaksi yang sama yang terjadi selama respons "fight or flight" yang aktif saat kita terjaga. Namun, dalam night terror, respons ini meletus selama tidur tanpa pemahaman yang jelas tentang apa yang menimbulkan ketakutan yang begitu mendalam.
Tips Menghindari dan Penanganan
Mengenali Pola Tidur dan Faktor Pemicu: Mencatat pola tidur dan mencari tahu apakah ada faktor pemicu tertentu, seperti stres atau perubahan lingkungan, dapat membantu dalam memahami dan mengelola night terror.
Menjaga Rutinitas Tidur yang Teratur: Memastikan memiliki jadwal tidur yang konsisten dapat membantu mengurangi risiko night terror. Ini termasuk waktu tidur yang cukup dan kebiasaan tidur yang baik.
Konsultasi dengan Profesional Kesehatan: Jika night terror berlanjut atau mengganggu kehidupan sehari-hari, penting untuk berkonsultasi dengan profesional kesehatan. Mereka dapat memberikan saran lebih lanjut, mendiagnosis apakah ada gangguan tidur lain yang mungkin terlibat, dan menawarkan opsi pengobatan yang sesuai.
Relaksasi dan Teknik Manajemen Stres: Menggunakan teknik relaksasi, seperti meditasi atau pernapasan dalam, dapat membantu mengelola tingkat stres dan kecemasan yang dapat memicu night terror.
Terapi Perilaku untuk Tidur (CBT-I): Terapi ini dapat membantu mengidentifikasi dan mengubah pola tidur yang tidak sehat, serta memberikan strategi untuk meningkatkan kualitas tidur.
Sementara night terror membawa kontras yang menakutkan, lucid dream membawa kita kedalam dunia imajinasi yang penuh dengan kebebasan
Apa Itu Lucid Dream?
Lucid dream adalah kondisi di mana seseorang menyadari bahwa ia sedang bermimpi saat masih berada dalam mimpi tersebut. Dalam keadaan ini, pengetahuan dan kesadaran seorang individu di dalam mimpi diperluas, memberikan kontrol lebih besar terhadap lingkungan dan narasi
Seringkali, orang yang mengalami lucid dream dapat merasakan sensasi, emosi, dan pengalaman yang mirip dengan dunia nyata.
Beberapa ciri khas lucid dream melibatkan kemampuan untuk melakukan tindakan-tindakan yang tidak mungkin dilakukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti terbang, berbicara dengan karakter dalam mimpi, atau bahkan mengubah elemen-elemen lingkungan mimpi. Meskipun fenomena ini masih menjadi fokus penelitian ilmiah, banyak orang yang percaya bahwa latihan dan teknik tertentu dapat meningkatkan kemungkinan terjadinya lucid dream.
Mengapa Lucid Dream Menarik?
Lucid dream menawarkan pengalaman yang unik dan mendalam bagi mereka yang dapat mengalaminya. Hal ini bukan hanya tentang kemampuan untuk mengontrol mimpi, tetapi juga mengenai kesadaran lebih besar terhadap alam bawah sadar dan potensi otak manusia. Beberapa alasan mengapa lucid dream menarik antara lain:
Dalam lucid dream, seseorang dapat menciptakan dan menjelajahi dunia imajinasinya sendiri. Ini menjadi wadah kreativitas di mana batasan dunia nyata tidak berlaku.
Beberapa orang menggunakan lucid dream sebagai sarana untuk mengatasi ketakutan atau masalah dalam kehidupan nyata. Dalam mimpi sadar, mereka dapat menghadapi situasi sulit atau mencari solusi untuk masalah yang dihadapi.
Lucid dream dapat mempengaruhi kualitas tidur seseorang karena memberikan pengalaman yang lebih intens dan mendalam. Serta memiliki pengalaman kontrol atas mimpi mereka. Tak jarang pengguna lucid dream merasa lebih puas dan ter-refresh setelah tidur.
Cara Mencapai Lucid Dream:
Meskipun lucid dream tidak dapat dijamin untuk dialami oleh setiap orang, ada beberapa teknik dan praktik yang dapat membantu meningkatkan peluang terjadinya lucid dream. Beberapa di antaranya yang dapat dicoba adalah:
Mencatat Mimpi: Menjaga jurnal mimpi dapat membantu Anda mengenali pola-pola dan tanda-tanda yang mungkin menunjukkan bahwa Anda sedang bermimpi. Ini juga dapat meningkatkan kesadaran Anda terhadap pengalaman tidur.
Reality Checks: Melakukan pemeriksaan kenyataan sederhana dalam kehidupan sehari-hari, seperti mencoba menekan jari tangan ke telapak tangan atau melihat jam beberapa kali sehari, dapat membantu membentuk kebiasaan yang dapat dilakukan dalam mimpi dan membantu menyadari bahwa Anda sedang bermimpi.
Teknik MILD (Mnemonic Induction of Lucid Dreams): Ini melibatkan mengulangi afirmasi positif sebelum tidur, seperti "Saya akan menyadari bahwa saya sedang bermimpi" dengan tujuan membentuk pikiran sadar Anda.
Dalam melibatkan dua fenomena ini, kita dapat memahami bahwa tidur adalah waktu yang jauh lebih kompleks daripada sekadar istirahat fisik. Ini adalah panggung di mana otak kita mengungkapkan misteri dan kreativitas yang tersembunyi, tetapi juga tempat di mana kegelapan dan ketakutan bisa merajalela tanpa pengaruh pikiran sadar. Dalam perjalanan ke dunia malam, kita dapat menemukan keindahan dan ketakutan yang sama-sama melekat dalam rahasia alam bawah sadar kita.
