Modal Mitsubishi Xforce Hybrid Main di Segmen SUV yang Sesak

kumparanOTOverified-green

ยทwaktu baca 3 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Mitsubishi Xforce HEV di GIIAS 2026 ICE BSD, Tangerang. Foto: MMKSI
zoom-in-whitePerbesar
Mitsubishi Xforce HEV di GIIAS 2026 ICE BSD, Tangerang. Foto: MMKSI

Klaim jarak tempuh lebih dari 1.000 kilometer dalam sekali pengisian penuh tangki bukan lagi sesuatu yang eksklusif di segmen SUV hybrid. Sejumlah model di kelas yang sama juga menawarkan efisiensi serupa.

PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) pun menyadari hal tersebut. Karena itu, perusahaan menilai daya tarik Mitsubishi Xforce Hybrid tidak hanya terletak pada angka konsumsi bahan bakar, tetapi juga pada karakter sistem hybrid yang diklaim berbeda dibanding kompetitor.

Mobil New Xforce HEV dipamerkan di booth Wuling pada gelaran GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (29/7). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Director of Sales & Marketing Division MMKSI Irwan Kuncoro mengatakan, persaingan di segmen compact SUV saat ini memang semakin ketat dengan hadirnya berbagai merek dan teknologi baru. Namun, menurutnya, Mitsubishi memiliki sejumlah modal yang membuat Xforce Hybrid mampu bersaing.

"Kalau satu tangki bisa 1.000 kilometer saja tentu tidak cukup, karena mungkin merek lain juga bisa. Tapi hybrid Mitsubishi berbeda dengan hybrid brand lain. Lalu fiturnya juga sudah cukup lengkap, kemudian dari aspek performa dan kenyamanan juga diakui konsumen yang sudah melakukan test drive," ujar Irwan saat ditemui di GIIAS 2026.

instagram embed

Ia menambahkan, kepercayaan diri Mitsubishi juga datang dari faktor di luar produk, mulai dari jaringan purnajual, garansi, hingga reputasi merek yang telah hadir selama lebih dari lima dekade di Indonesia.

"Produk bukan satu-satunya pertimbangan. Ada aftersales, garansi, kemudian brand Mitsubishi yang sudah 55 tahun di Indonesia. Itu menjadi modal kami karena konsumen sudah memiliki kepercayaan terhadap reputasi kami," katanya.

Kita beberapa kali memang masuk belakangan, tapi memang faktanya produk Mitsubishi bisa diterima di market.

Kemudian dari aspek teknis, Brand Ambassador Mitsubishi Motors Indonesia Rifat Sungkar bilang Xforce Hybrid mengandalkan sistem mekanis baru berupa transaxle dua percepatan, yang membuat distribusi tenaga dan mesin berlangsung lebih halus, sekaligus membuat kerja hybrid lebih efisien di berbagai kondisi.

"Kalau bicara 1.000 kilometer, mungkin merek lain juga bisa. Tapi pertanyaannya, pada kecepatan berapa mereka bisa mencapainya? Yang saya rasakan, karena mobil ini punya sistem hybrid dua percepatan, di kecepatan sekitar 121 km per jam mobil masih bisa berjalan menggunakan EV mode," kata Rifat.

Mobil New Xforce HEV dipamerkan di booth Wuling pada gelaran GIIAS 2026, ICE BSD, Tangerang, Banten, Rabu (29/7). Foto: Aditia Noviansyah/kumparan

Ia menjelaskan, pada kebanyakan sistem hybrid, motor listrik umumnya lebih dominan bekerja pada kecepatan rendah atau saat kondisi stop and go. Sementara ketika kecepatan meningkat, mesin bensin akan mengambil alih hampir seluruh tugas penggerak.

Pada Xforce Hybrid, sistem transaxle dua percepatan memungkinkan motor listrik tetap menjadi sumber tenaga utama dalam lebih banyak kondisi berkendara melalui mekanisme parallel low dan parallel high.

"Saya baru memahami bahwa hybrid bukan hanya irit saat jalan konstan. Ketika melewati tanjakan dan turunan, baterai memang terpakai saat menanjak. Tapi begitu turun, mode regenerative braking mengisi ulang baterai jauh lebih cepat. Jadi saat tanjakan berikutnya, tenaga listrik bisa digunakan lagi," ujarnya.

Mitsubishi Xforce HEV. Foto: Syahrul Ghiffari/kumparan

Menurut Rifat, karakter tersebut membuat Xforce Hybrid berpotensi memberikan efisiensi lebih baik bagi pengguna yang sehari-hari berkendara di wilayah dengan kontur berbukit atau pegunungan.

"Motor listrik tetap menjadi prioritas. Itu yang membuat penggunaan bahan bakarnya bisa lebih efisien, meski mesin yang dipakai berkapasitas 1.600 cc," katanya.

Dalam kesempatan pengujian sebelum diluncurkan, Rifat mengaku bisa membawa Mitsubishi Xforce Hybrid Jakarta-Bali dalam sekali pengisian bahan bakar penuh. Jaraknya sejauh 1.172 kilometer. Apabila hitungan kasar dibagi tangkinya 42 liter, maka angka efisiensinya sekitar 27 km/liter.

Sementara dari sisi purnajual, Mitsubishi Xforce Hybrid dibekali garansi baterai hybrid 10 tahun atau 200 ribu kilometer yang melekat pada unit, bukan pengguna. Dalam artian apabila sudah berpindah kepemilikan, garansi tetap berlaku.