Konten dari Pengguna

Jangan Remehkan Genjer! Sayur Murah yang Bisa Kuatkan Tulang

Agustiansyah Amanda

Agustiansyah Amanda

Alumni Universitas Airlangga-Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Mahasiswa S2 Universitas Negeri Surabaya- Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia

·waktu baca 3 menit

comment
2
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Agustiansyah Amanda tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sayur Genjer. Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Sayur Genjer. Shutterstock

Pernah lihat genjer di pasar tapi nggak tertarik membelinya? Sayur ini memang jarang dipilih karena dianggap “sayur kampung” dan punya aroma khas yang kurang familiar di dapur modern. Padahal, genjer punya kandungan kalsium tinggi yang baik untuk kesehatan tulang dan gigi.

Mengenal Genjer

Genjer (Limnocharis flava) banyak tumbuh di daerah rawa atau sawah. Karena tumbuh liar dan murah harganya, genjer sering dianggap tidak istimewa. Namun di beberapa daerah seperti Jawa Barat, genjer justru jadi menu favorit yang diolah dengan sambal atau tempe. Rasanya gurih, sedikit pahit, tapi justru khas dan menggugah selera. Banyak orang mengira genjer hanya sayur biasa. Padahal, di balik tampilannya yang sederhana, genjer kaya akan nutrisi penting seperti kalsium, zat besi, vitamin C, dan serat yang baik untuk tubuh.

Kandungan Gizi Sayur Genjer

Dalam 100 gram genjer segar, terkandung nutrisi sebagai berikut:

  • Kalsium: sekitar 62 miligram (mg)

  • Vitamin C: sekitar 34 mg

  • Protein: 1,7 g

  • Zat besi: 2,1 mg

  • Fosfor: 33 mg

Selain itu, genjer juga mengandung berbagai vitamin B kompleks (B1 dan B2), kalium dan polifenol yang berfungsi sebagai antioksidan alami. Kandungan ini membuat genjer tidak hanya bermanfaat untuk tulang, tapi juga membantu menjaga daya tahan tubuh dan mencegah kerusakan sel akibat radikal bebas.

Kaya kalsium yang baik untuk Tulang

Kalsium pada genjer berperan penting dalam menjaga kesehatan tulang dan gigi. Konsumsi genjer secara rutin bisa membantu:

  • Meningkatkan kepadatan tulang,

  • Mencegah risiko osteoporosis,

  • Mendukung pertumbuhan tulang dan gigi pada anak-anak,

  • Membantu fungsi otot dan saraf agar tetap optimal.

  • Kombinasi kalsium, fosfor dan magnesium di dalam genjer menjadikannya sumber mineral alami yang baik untuk tulang tanpa harus bergantung pada suplemen mahal.

Tak cuma untuk tulang, genjer juga punya banyak manfaat lain:

  • Menurunkan tekanan darah, berkat kandungan kaliumnya.

  • Melancarkan pencernaan, karena kaya serat.

  • Menjaga daya tahan tubuh, dengan kandungan vitamin C dan polifenol antioksidan.

Jadi, meskipun harganya murah, manfaatnya nggak bisa diremehkan.

Cara memasak genjer agar vitamin dan kalsiumnya tetap terjaga

Nutrisi dalam genjer bisa berkurang jika dimasak terlalu lama atau dengan cara yang salah. Berikut beberapa cara memasak genjer yang tepat agar manfaatnya tetap maksimal:

1. Mengukus (Metode Terbaik – untuk lalapan atau sayur kuah bening)

Langkah-langkah:

  • Cuci bersih genjer, potong sesuai selera (ukuran besar lebih baik agar tidak mudah layu).

  • Panaskan air dalam panci kukusan hingga mendidih.

  • Letakkan genjer di wadah kukus, tutup rapat.

  • Kukus selama 3–5 menit hingga genjer layu tapi tetap berwarna hijau cerah.

  • Angkat dan tiriskan.

  • Hasil olahan: Sajikan sebagai lalapan genjer kukus bersama sambal terasi atau tambahkan sedikit kuah kaldu bening dan bawang putih goreng untuk membuat sayur genjer kuah bening yang ringan dan segar

2. Menumis / Mengoseng

Langkah-langkah:

  • Panaskan sedikit minyak (1–2 sdm) di wajan.

  • Tumis bumbu halus: bawang merah, bawang putih, dan cabai hingga harum.

  • Tambahkan saus tiram atau potongan tempe goreng untuk cita rasa gurih.

  • Masukkan genjer, aduk cepat sekitar 1 menit saja agar tetap renyah dan hijau.

  • Angkat, lalu sajikan hangat.

Tips: Jangan menumis terlalu lama. Proses cepat menjaga vitamin C dan kalsium agar tidak hilang.