Manfaat Cempokak dan Ragam Olahannya yang Jarang Diketahui

Alumni Universitas Airlangga-Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia. Mahasiswa S2 Universitas Negeri Surabaya- Jurusan Pendidikan Bahasa Indonesia
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari Agustiansyah Amanda tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cempokak mungkin terlihat kecil dan sederhana, tetapi tanaman ini ternyata menyimpan banyak nutrisi penting. Dalam satu genggam cempokak, terdapat berbagai senyawa baik seperti vitamin A, vitamin C, serat, kalsium, zat besi, flavonoid, antosianin, hingga alkaloid. Kombinasi inilah yang menjadikan cempokak termasuk sayuran tradisional bernilai tinggi.
Tanaman yang masih satu keluarga dengan terung ini memiliki rasa agak pahit, namun justru itulah yang membuatnya khas. Meski sering hanya dianggap pelengkap sambal atau lodeh, cempokak sebenarnya memiliki manfaat kesehatan yang luas, mulai dari pencernaan sampai gula darah.
Manfaat Cempokak untuk Kesehatan
1. Kaya Antioksidan untuk Melawan Penuaan Dini
Cempokak mengandung flavonoid, fenolik dan antosianin, yaitu senyawa antioksidan alami yang berfungsi melawan radikal bebas. Radikal bebas merupakan penyebab kerusakan sel, penuaan dini, hingga pemicu beberapa penyakit kronis.
Antioksidan dalam cempokak bertugas:
melindungi sel dari kerusakan,
memperkuat sistem imun,
menjaga elastisitas kulit,
dan membantu tubuh memulihkan diri setelah terpapar polusi atau stres oksidatif.
Kandungan vitamin C di dalamnya juga memperkuat daya tahan tubuh serta membantu pembentukan kolagen.
2. Menyehatkan Sistem Pencernaan
Cempokak memiliki biji kecil yang kaya serat tidak larut (insoluble fiber). Serat ini berfungsi memperlancar pergerakan usus, membersihkan saluran pencernaan, dan membantu mencegah sembelit. Selain itu, cempokak mengandung alkaloid dan saponin yang membantu menyeimbangkan bakteri baik dalam usus. Bakteri baik inilah yang bertugas menjaga metabolisme, imun tubuh, serta mengurangi risiko gangguan pencernaan seperti diare atau perut kembung.
Cempokak juga relatif rendah kalori, sehingga aman dikonsumsi sehari-hari sebagai sayuran pendamping.
3. Memiliki Efek Antiradang Alami
Senyawa triterpenoid, flavonoid, dan tanin dalam cempokak dikenal memiliki sifat antiradang. Sifat ini membantu meredakan:
nyeri sendi ringan,
pembengkakan,
iritasi,
atau peradangan akibat aktivitas harian.
Tak heran jika di beberapa daerah, rebusan daun atau buah cempokak digunakan sebagai obat tradisional untuk meredakan pegal-pegal.
Selain itu, kandungan vitamin C turut mempercepat proses penyembuhan luka dan memperkuat jaringan tubuh.
4. Berpotensi Menstabilkan Gula Darah
Kandungan cempokak yang berperan dalam membantu menstabilkan gula darah adalah:
Serat → memperlambat penyerapan glukosa ke darah.
Alkaloid tertentu → diduga meningkatkan sensitivitas insulin.
Saponin → membantu mengurangi gula darah setelah makan.
Antioksidan → menjaga kestabilan metabolisme glukosa.
Meski masih membutuhkan penelitian lanjutan, beberapa studi awal menunjukkan bahwa cempokak berpotensi membantu penderita pradiabetes atau diabetes ringan dalam mengontrol kadar gula darah.
5. Mendukung Kesehatan Mata
Cempokak mengandung vitamin A dan beta karoten yang sangat baik untuk fungsi penglihatan. Kedua senyawa ini membantu menjaga retina, mencegah rabun, dan melindungi mata dari efek cahaya biru yang berlebihan. Kandungan ini juga membantu menjaga mata tetap lembap dan tidak cepat lelah, penting untuk orang yang banyak bekerja di depan layar.
Ragam Olahan Cempokak yang Bisa Dicoba
Selain bergizi, cempokak juga serbaguna dalam masakan. Berikut beberapa olahan yang bisa kamu buat di rumah, lengkap dengan bahan-bahannya:
1. Sambal Cempokak
Bahan-bahan:
1 genggam cempokak
5–7 cabai merah
5 cabai rawit
1 siung bawang putih
2 siung bawang merah
1 sdt terasi
Garam & gula secukupnya
Minyak sedikit untuk menumis
Cara olah singkat:
Rebus cempokak sebentar, haluskan cabai dan bumbu, lalu tumis. Masukkan cempokak, aduk rata dan siap disantap.
2. Pepes Cempokak
Bahan-bahan:
1 genggam cempokak
1 ekor ikan (bisa nila/mujair) atau ayam
Daun kemangi
4 siung bawang merah
3 siung bawang putih
2 ruas kunyit
1 batang serai
Garam, gula, dan sedikit kaldu
Daun pisang untuk membungkus
Cara olah singkat:
Haluskan bumbu, campur dengan ikan dan cempokak, tambahkan kemangi, bungkus daun pisang, lalu kukus.
3. Tumis Cempokak dengan Teri
Bahan-bahan:
1 genggam cempokak
50 g teri goreng
3 siung bawang merah
2 siung bawang putih
3 cabai besar & 4 cabai rawit
Garam dan gula secukupnya
Cara olah:
Tumis bawang dan cabai, tambahkan cempokak, masukkan teri, aduk hingga matang.
