Tentang KamiPedoman Media SiberKetentuan & Kebijakan PrivasiPanduan KomunitasPeringkat PenulisCara Menulis di kumparanInformasi Kerja SamaBantuanIklanKarir
2025 © PT Dynamo Media Network
Version 1.100.8
Konten dari Pengguna
Azwar Anas Rekatkan Warga dengan Budaya
27 November 2017 11:17 WIB
Diperbarui 14 Maret 2019 21:13 WIB
Tulisan dari Ahmad Mustofa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

ADVERTISEMENT
Indonesia adalah negara multikultural dengan beragam budaya. Tak pelak, kehidupan di dalam masyarakatpun kian heterogen. Perbedaan-perbedaan pun ada dan tidak bisa dipungkiri.
ADVERTISEMENT
Demikian juga dengan Banyuwangi. Kabupaten paling ujung timur pulau Jawa ini masyarakatnya juga sangat beragam. Dengan perbedaan antar suku dan budaya, jika tidak dikelola dengan baik, maka akan rentan terjadi konflik.
Kemajemukan masyarakat Banyuwangi ini sepenuhnya disadari oleh Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas. Sebagai bupati ia selalu berupaya merekatkan warganya, terutama melalui budaya. Mengapa demikian? Karena dengan budaya inilah indentitas masing-masing warga ditampilkan kemudian dikolaborasikan yang akhirnya membentuk keharmonisan akan keberagaman.
Keberagaman ini yang nantinya akan menarik perhatian orang di luar Banyuwangi sebagai representasi Indonesia dengan kebhinekaanya. Dengan merekatkan warganya melalui budaya inilah Azwar Anas berpendapat bahwa keragaman seni dan budaya di nusantara bukan menjadi pemecah belah, namun perekat bangsa.

Sebagai salah satu ikhtiar dari Bupati Azwar Anas melalui program-program pemerintahannya, terutama dengan menggelar berbagai festival yang mengajak masyarakat untuk turut serta menyukseskan tiap acara.
ADVERTISEMENT
Dengan keberagaman budaya masyarakat Banyuwangi yang pada akhirnya mendorong kemajuan daerah melalui berbagai festival yang rutin diadakan tiap tahun membuat Banyuwangi kini menjadi tujuan destinasi wisata baik oleh wisatawan domestik bahkan mancanegara. Ini merupakan angin segar bagi daerah sehingga kemajuan perekonomian masyarakatnya bisa terangkat dengan meningkatnya wisatawan.
Hal tersebut hanya salah satu dampak positif dari pengelolaan kemajemukan budaya untuk kemajuan daerah. Dampak lain adalah bahwa dengan kemajemukan ini warga bisa bersatu untuk memajukan daerahnya. Namun memang menurut Anas, keberadaan seni budaya di Banyuwangi tidak bisa lepas dari peran seniman. Melalui mereka, sejumlah karya seni dan budaya tersebut menjadi lestari.
" Ada banyak seniman dan budayawan lintas generasi dari tua sampai muda yang terus bersemangat. Karya kreatif mereka juga difasilitasi lewat festival-festival budaya di Banyuwangi," ucap Anas.

Berbagai acara yang diselenggarakan, terutama terkait dengan pagelaran budaya sering mengangkat tema-tema yang ini festival kebudayaan yang multikultural sebagai lambang keharmonisan hidup masyarakat Banyuwangi yang terdiri dari berbagai etnis dan latar belakang budaya. Contohnya ketika malam kebudayaan Tionghoa yang berpadu dengan kebudayaan lokal. Melalui pagelaran kebudayaan seperti ini keberagaman di Banyuwangi yang harus dimaknai sebagai realitas sosial yang mesti disikapi dengan bijak, yaitu dengan saling menghargai dan menghormati sehingga masyarakat dapat bersatu.
ADVERTISEMENT
Menurut Anas budaya sebagai pemersatu ini harus didasari oleh rasa cinta akan daerah dan tanah airnya. Semangat untuk memajukan daerahnya melalui keterlibatan warga dalam setiap program yang dibuat oleh pemerintah menjadikan adanya integrasi, baik dalam hubungan sesama warga maupun warga dengan pemerintah ataupun sebaliknya.
Dengan semangat gotong royong inilah Banyuwangi bisa maju sampai saat ini. Perkembangan Banyuwangi tidak bisa lepas dari peran warga yang juga turut serta dalam pembangunan. Bupati Anas juga menyadari bahwa pembangunan yang berlandaskan pada budaya akan mudah memajukan daerahnya karena sesuai dengan apa yang diharapkan oleh warganya.
"Ciri-ciri masyarakat kita ini adalah gotong royong. Hal ini, mulai luntur. Oleh karena itu, maka harus terus kita jaga dan kita tingkatkan. Melalui gotong royong dalam keberagaman masyarakat ini kita bisa bahu membahu bersama-sama membangun Banyuwangi untuk jauh lebih maju ke depannya" ungkap Anas.
ADVERTISEMENT