Konten dari Pengguna

RPTRA: Panggung Anak Jakarta Untuk Bersinar

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Aisyah Aprilia tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Beberapa anak sedang bermain di taman RPTRA Anggrek Bintaro, ditemani dengan suasan asri dari tanaman hijau sekitar. Foto: AISYAH APRILIA - Dokumentasi Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Beberapa anak sedang bermain di taman RPTRA Anggrek Bintaro, ditemani dengan suasan asri dari tanaman hijau sekitar. Foto: AISYAH APRILIA - Dokumentasi Pribadi

RPTRA atau Ruang Publik Terpadu Ramah Anak merupakan program Pemprov DKI Jakarta sejak 2014 untuk meningkatkan kualitas warganya, terutama di kawasan padat penduduk. Bukan hanya sekedar taman bermain, RPTRA memiliki ekosistem lengkap yang mendukung ekspresi minat dan bakat anak usia dini hingga remaja. Dengan 324 unit yang tersebar di 44 kecamatan, fasilitas ini hadir sebagai wadah aman dan inklusif bagi anak Jakarta yang minim akses hiburan berkualitas, sekaligus jadi alternatif sehat lawan kecanduan gadget di era digital.

Fasilitas Pendukung Ekspresi

RPTRA menyediakan fasilitas bermain yang terbuat dari plastik dan metal khusus guna menjaga keamanan anak, serta tersedia juga lapangan bola dan lapangan tenis. Selain fasilitas bermain, RPTRA tersedia taman hijau, diharapkan warga sekitar dapat menikmati kesejukan ruang terbuka hijau dan mendorong anak untuk peduli pada lingkungan. Kemudian fasilitas umum lainnya seperti perpustakaan, ruang laktasi, PKK Mart, toilet, dan ruang serba guna. Tak hanya itu, RPTRA juga menyediakan kursus gratis seperti tari, menggambar dan mewarnai, silat, dan marawis untuk anak.

Anak laki-laki sedang bermain bola di lapangan RPTRA Anggrek Bintaro pada sore hari. Foto: AISYAH APRILIA - Dokumentasi Pribadi

Peran Dalam Pengembangan Bakat

RPTRA (Ruang Publik Terpadu Ramah Anak) memainkan peran penting sebagai wadah pengembangan bakat anak di wilayah urban seperti Jakarta. Fasilitas ini menyediakan lingkungan belajar nonformal yang mendukung kreativitas dan keterampilan anak usia dini hingga remaja.

Studi kasus di Bendungan Hilir menunjukkan bahwa RPTRA tingkatkan interaksi sosial dan minat bermain edukatif, asah bakat sejak dini seperti pidato atau tari. Pameran kreativitas 2025 libatkan pengelola PKK dalam mendorong kolaborasi, ubah RPTRA jadi "ruang berkarya" bukan hanya bermain.

Manfaat RPTRA Bagi Masyarakat di Ruang Hijau Urban

RPTRA menciptakan interaksi sosial yang menyenangkan, mengembangkan bakat melalui pengalaman beragam seperti pelatihan keterampilan dan pembelajaran aktif. Ini juga memberdayakan masyarakat luas, termasuk orang tua, untuk mendukung tumbuh kembang anak secara holistik.

Bagi anak Jakarta yang minim akses kursus swasta, RPTRA menjadi "panggung kecil" gratis untuk unjuk bakat seperti tari, menggambar, atau bercerita, sekaligus kurangi dampak layar gadget yang kian dominan di era sekarang.

RPTRA juga menjadi tempat kegiatan sosial, seperti pertemuan RT, PKK, pengajian, dan lainnya, yang dapat memperkuat hubungan antarwarga. Tempat ini juga sering digunakan untuk posyandu, penyuluhan kesehatan, dan kegiatan kesejahteraan masyarakat sehingga membantu mencegah stunting dan meningkatkan kesadaran gaya hidup sehat.

Aula serba guna RPTRA Anggrek Bintaro yang digunakan untuk acara lomba 17 Agustus. Foto: AISYAH APRILIA - Dokumentasi Pribadi

Dengan demikian, keberadaan RPTRA tidak hanya sekadar menambah ruang hijau di tengah kota, tetapi juga menjadi wadah penting untuk pendidikan, pemberdayaan masyarakat, serta penguatan hubungan sosial antarwarga. Melalui pemanfaatan yang optimal, RPTRA dapat terus berkontribusi dalam menciptakan lingkungan yang lebih sehat, aman, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat.