Konten dari Pengguna

BentengSuro: Media Pembelajaran Pencegah Kekerasan Seksual pada Anak Tunagrahita

Ajeng Retno Kustianingrum

Ajeng Retno Kustianingrum

S.Pd. Biologi UMSurabaya

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Ajeng Retno Kustianingrum tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kekerasan seksual masih menjadi momok yang mengkhawatirkan, terutama bagi anak-anak berkebutuhan khusus seperti tunagrahita. Minimnya pemahaman mereka tentang cara melindungi diri sering membuat posisi mereka rentan. Dari keresahan inilah lahir sebuah inovasi kreatif: BentengSuro, sebuah board game edukatif yang terintegrasi dengan teknologi Virtual Reality (VR).

Inovasi ini dikembangkan oleh mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surabaya melalui program PKM SLB Karya Bhakti. Tujuannya sederhana namun penting: mendampingi anak tunagrahita agar mampu memahami konsep perlindungan diri dari kekerasan seksual dengan cara yang ramah, menyenangkan, dan mudah dipahami.

Pengenalan Boardgame BentengSuro kepada Guru SLB Karya Bhakti Sumber Dokumen Pribadi
zoom-in-whitePerbesar
Pengenalan Boardgame BentengSuro kepada Guru SLB Karya Bhakti Sumber Dokumen Pribadi

“Bagi anak tunagrahita, materi abstrak sangat sulit dipahami. Karena itu kami menghadirkan pendekatan visual dan interaktif melalui permainan. Dengan begitu, mereka bisa belajar sambil bermain,” jelas salah satu anggota tim PKM.

Dalam permainan BentengSuro, anak-anak diajak berpetualang melindungi diri dari berbagai situasi berisiko. Melalui papan permainan, mereka belajar siapa saja yang aman untuk dimintai bantuan dan bagaimana bersikap ketika menghadapi ancaman. Fitur Virtual Reality kemudian menambah pengalaman nyata, sehingga pesan perlindungan diri lebih mudah membekas di ingatan.

Kepala SLB Karya Bhakti menyambut baik terobosan ini. Menurutnya, isu kekerasan seksual kerap sulit diajarkan di ruang kelas karena dianggap tabu atau rumit. “Dengan media seperti BentengSuro, anak-anak lebih mudah menerima materi. Ini sangat membantu guru dan orang tua,” ujarnya.

Siswa Menjawab Pertanyaan Setelah Melihat Materi Berupa Video Animasi BentengSuro Sumber Dokumen Pribadi

Lebih dari sekadar permainan, BentengSuro adalah bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap isu sosial yang sering luput dari perhatian. Edukasi pencegahan kekerasan seksual kini tidak lagi harus menakutkan atau membingungkan. Sebaliknya, bisa hadir dalam bentuk yang menyenangkan, penuh warna, sekaligus relevan dengan perkembangan teknologi.

Dengan inovasi ini, PKM SLB Karya Bhakti berharap anak-anak tunagrahita tidak hanya lebih siap melindungi diri, tetapi juga tumbuh dengan rasa percaya diri dan keberanian untuk bersuara. Karena setiap anak berhak merasa aman, terlindungi, dan bahagia.