Kalah Tipis dari Thailand, Garuda Pertiwi Runner-up di Srikandi Merdeka Cup 2026

Timnas Wanita Indonesia U-16 Garuda Pertiwi gagal meraih gelar juara di Caffino Srikandi Merdeka Cup 2026. Mereka dikalahkan Thailand U-16 dengan skor tipis 0-1.
Dalam partai final yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, Minggu (23/8) itu, Thailand memang lebih dominan dari Garuda Pertiwi di sepanjang pertandingan. Pertahanan mereka solid, lini tengah & lini depan mereka cerdik memanfaatkan peluang yang ada.
Nafeeza Nori dkk tampil habis-habisan selama 2x45 di lapangan. Namun, upaya mereka belum membuahkan hasil yang optimal. Kendati gagal meraih trofi, perjuangan pemain yang selalu berjuang maksimal sejak fase grup pantas mendapat acungan jempol.
Di sepanjang turnamen, gol Kawinthida Kikuntod dari Thailand di partai final merupakan satu-satunya gol yang bersarang di gawang Garuda Pertiwi. Ini jadi modal yang cukup bagus untuk Indonesia bersaing di Kualifikasi Piala Asia Wanita U-16 Oktober nanti.
Susunan Pemain Indonesia U-16 Garuda Pertiwi vs Thailand U-16
Indonesia U-16 Garuda Pertiwi: Alleana Ayu Arumy (23/C), Jazlyn Kayla Firyal (4), Raisya Novita Amalia (5), Febri Arum (13), Shifana Rizka Nadhifa (17), Ayla Dva Khala A (22), Nafeeza Ayasha Nori (10), Rengganis Wijanarko (20), Anya Gabreilla Chandra (12), Keysa Arabela Manisya Nian (9), dan Fadilla (18).
Thailand U-16: Deenara Kordem (18), Chanthima Yaoue (2), Haruethai Wongpreedasiri (13), Sataporn Yotsakornthong (16), Siriprapa Lamnamkham (3), Kanokporn Wanthong (19), Kawinthida Kikuntod (23/C), Nanthiya Meepho (5), Miricah Shealagh Murdoch (17), Phonnapat Phapyai (12), dan Thitirat Samrong (4).
Jalannya Laga Indonesia U-16 Garuda Pertiwi vs Thailand U-16
Garuda Pertiwi turun dengan skuad terbaiknya di partai puncak ini. Nafeeza Nori yang absen di semifinal dan diragukan tampil di final bisa bermain sejak menit pertama.
Sejak sepak mula, kedua tim sama-sama melakukan inisiasi serangan sejak awal. Namun, Thailand tampak lebih apik dalam melakukan penguasaan bola dan membangun serangan dari awal.
Tak cuma itu, Thailand yang tampil dengan garis pertahanan tinggi berhasil meredam eksplosivitas trio Garuda Pertiwi Anya-Fadilla-Kesya. Sementara build up yang dilakukan pasukan Timo Scheunemann beberapa kali gagal mencapai lini tengah, pressing Thailand menyulitkan Indonesia.
Petaka hampiri Garuda Pertiwi di menit ke-23. Thailand sukses membuka keran golnya lewat tendangan bebas dari jarak yang cukup jauh melalui kaki kiri Kawinthida Kikuntod. Bola meluncur deras dan tak bisa ditepis oleh Alleana di bawah mistar.
Babak pertama berakhir 0-1. Secara statistik, Garuda Pertiwi sebenarnya unggul tipis dengan 53% penguasaan bola, tapi Thailand bermain lebih apik dengan tujuh tembakan dan tiga di antaranya on target.
Permainan solid Thailand berlanjut ke babak kedua. Lini pertahanan mereka amat disiplin untuk membendung serangan yang dibangun oleh Nafeeza Ayasha Nori.
Thailand sempat bermain cukup keras di sepanjang laga. Pada menit ke-65, pemain bernomor punggung 12, Phonnapat Phapyai, melanggar Fadilla di tengah lapangan. Itu sempat membuat situasi di lapangan memanas, Phapyai lalu mendapat kartu kuning dari wasit.
Menit 74 Fadilla bisa menembus kotak penalti dari pertahanan solid Thailand U-16. Namun, Thailand yang menempatkan lima pemainnya di kotak 12 pas bisa menggagalkan upaya tersebut.
Thailand berhasil menceploskan bola pada menit 88 lewat sepakan pojok Kikuntod. Akan tetapi, wasit menganulir gol tersebut karena ada pemain Thailand yang dianggap melakukan pelanggaran terhadap pemain Indonesia.
Tak ada lagi gol yang tercipta di babak kedua, Thailand menang dengan skor 1-0.
