Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN IPB Dorong UMKM Sambal Desa Cihamerang dari Olahan Hasil Pertanian

KKNIPB-SUKABUMI10

KKNIPB-SUKABUMI10

Kelompok KKN-T Inovasi IPB University Sukabumi10

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKNIPB-SUKABUMI10 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Desa Cihamerang, Sukabumi — Tim KKN-T Inovasi IPB University melaksanakan program pelatihan pengembangan produk UMKM berbasis hasil pertanian lokal di Desa Cihamerang, Kecamatan Kabandungan, Kabupaten Sukabumi. Kegiatan ini berlangsung pada hari Jumat dan diikuti oleh 26 peserta yang terdiri dari Kepala Desa Cihamerang, Bapak Dedih Hermawan, perangkat desa, serta ibu-ibu PKK.

Ibu PKK Desa Cihamerang mendengarkan pemaparan materi yang disampaikan oleh mahasiswa KKNT IPB University
zoom-in-whitePerbesar
Ibu PKK Desa Cihamerang mendengarkan pemaparan materi yang disampaikan oleh mahasiswa KKNT IPB University

Program ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa dalam mengolah hasil pertanian menjadi produk bernilai ekonomi, khususnya sambal sebagai produk unggulan yang mudah diproduksi dan memiliki permintaan pasar yang tinggi. Selain meningkatkan keterampilan teknis, kegiatan ini juga dirancang untuk membekali warga dengan pemahaman mengenai legalitas produk, kehalalan, dan strategi pemasaran, sehingga usaha yang dirintis dapat berkembang secara berkelanjutan dan profesional.

Melalui pelatihan ini, masyarakat mendapatkan manfaat dalam bentuk peningkatan kapasitas dalam pengolahan hasil tani menjadi produk siap jual, pemahaman praktis tentang pengurusan izin PIRT dan sertifikasi halal, serta wawasan mengenai strategi promosi produk melalui media sosial dan metode pemasaran lainnya. Tidak hanya itu, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya semangat kewirausahaan berbasis potensi lokal yang dapat memperkuat ekonomi desa.

Demonstrasi secara langsung proses pengolahan sambal dari hasil pertanian masyarakat sekitar

Materi pelatihan mencakup teknik pembuatan sambal yang higienis, pengenalan standar legalitas produk pangan, pentingnya label halal dalam membangun kepercayaan konsumen, serta cara membangun merek dan memasarkan produk agar mampu bersaing. Peserta juga diajak menyusun rencana usaha sederhana yang dapat menjadi dasar pengembangan UMKM ke depan.

Dengan adanya pelatihan ini, Desa Cihamerang diharapkan mampu melahirkan UMKM mandiri yang siap bersaing di pasar yang lebih luas. Hasil pertanian lokal tidak hanya menjadi konsumsi rumah tangga, tetapi juga dapat menjadi sumber ekonomi baru yang berkelanjutan bagi masyarakat desa.