Konten dari Pengguna

Mengenal Obat Nyeri Sendi Yang Tidak Bikin Perih

Aldira Chena

Aldira Chena

clock
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Aldira Chena tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Pengobatan nyeri sendi sebaiknya tidak menimbulkan rasa sakit. Beberapa orang sering menggunakan salep, gel, atau krim sendi analgesik dengan capsaicin untuk menghilangkan nyeri sendi. Padahal, diklofenak sodium cream atau gel ini cocok untuk perawatan nyeri sendi tanpa sensitivitas sensitif.

Sendi adalah media untuk menghubungkan tulang. Dukung sendi di tubuh Anda dan bantu Anda bergerak. Kerusakan sendi karena sakit atau luka mengganggu pergerakan Anda dan juga menyebabkan rasa sakit.

Mengenal Obat Nyeri Sendi Yang Tidak Bikin Perih
zoom-in-whitePerbesar

Penyebab nyeri sendi

Beberapa kelainan yang bisa menyebabkan nyeri sendi, yaitu: osteoartritis, lesi seperti patah tulang, keseleo, encok, rheumatoid arthritis, lupus, infeksi virus. Kerja berlebihan, seperti terlalu lama untuk melompat dan terlalu banyak berat juga bisa menyebabkan nyeri sendi.

Pengobatan Nyeri Bersama

Pengobatan nyeri sendi telah disesuaikan dengan penyebab utamanya. Untuk perawatan di rumah yang dingin untuk kompres, istirahat, dan juga obat sedang dilakukan untuk mengatasi rasa sakit dan pembengkakan. Anda bisa mencoba menggunakan obat topikal (salep) untuk pengobatan nyeri, seperti gel diklofenak yang bisa dibeli tanpa resep di atas meja.

Perbandingan natrium diklofenak dan capsaicin

Beberapa orang lebih menyukai krim atau gel yang mengandung natrium diklofenak atau capsaicin untuk menghilangkan nyeri sendi. Tapi kedua jenis obat tersebut memiliki cara kerja yang berbeda. Berikut adalah pernyataan dari dua obat nyeri sendi:

=> Natrium diklofenak

Diklofenak adalah golongan obat antiinflamasi non steroid (NSAID) untuk pengobatan nyeri sendi. Obat ini bekerja untuk mengurangi peradangan dan mengurangi zat dalam tubuh yang menyebabkan rasa sakit tanpa menimbulkan sensasi pedas atau pedih. Gel natrium diklofenak ini sering digunakan untuk meringankan nyeri rematik pada persendian tertentu seperti lutut, pergelangan kaki, kaki, siku, pergelangan tangan dan daerah tangan. Jika ada nyeri sendi di banyak bagian tubuh, tablet sodium atau diklofenak bisa digunakan. Selain bekerja sebagai rasa sakit dan radang, NSAID seperti kelompok diklofenak juga memiliki efek lain yang meringankan demam. Namun, obat ini sebaiknya tidak digunakan pada penderita penyakit jantung.

=> capsaicin

Capsaicin adalah bahan aktif dalam cabai yang menciptakan rasa pedas. Bahan aktif ini digunakan dalam obat-obatan saat ini seperti krim dan lotion untuk mengurangi nyeri otot atau nyeri sendi. Krim yang mengandung capsaicin, bila dioleskan ke tubuh, menyebabkan sensasi sakit yang mengaktifkan sel saraf tertentu. Penggunaan krim yang mengandung bahan aktif ini untuk mengobati nyeri sendi tidak disarankan jika: ada alergi terhadap cabe atau capsaicin saat ini, yang digunakan pada anak-anak, dan ada borok terbuka atau kulit yang teriritasi. Anda disarankan untuk mencuci area kulit yang diterapkan pada obat ini jika sensasi terbakar atau pedas menyebabkan ketidaknyamanan atau menyebabkan kemerahan pada kulit Anda. Bersihkan dengan air bersih segera saat capsaicin terkena mukosa, seperti: mata, mulut atau hidung.

Mungkin analgesik sendi yang mengandung capsaicin dan natrium diklofenak sama dengan yang mungkin Anda alami. Tapi kenyataannya tidak. Pengobatan nyeri sendi yang mengandung capsaicin tampaknya hanya menurunkan nyeri sendi, yang tampaknya mengurangi rasa sakit. Tapi capsaicin mengatasi peradangan sebenarnya yang menjadi penyebab utama rasa sakit. Sedangkan sodium diklofenak memang bisa mengatasi masalah nyeri sendi tanpa menimbulkan rasa sakit pada area obat yang dioleskan ke obat.

Hal ini membuat natrium diklofenak lebih baik digunakan untuk mengobati nyeri sendi. Selain itu, penelitian ini juga menunjukkan bahwa krim atau gel yang mengandung natrium diklofenak lebih efektif dan ampuh untuk menguasai osteoarthritis.

Jika rasa sakit masih terjadi setelah mencoba di atas, terutama jika Anda demam, rasa sakit berlangsung lebih lama dari 3 hari, menurunkan berat badan atau sakit dan bengkak pada persendian tanpa alasan yang jelas, dan segera mendatangi dokter.

Baca Juga :

Terbukti! Sikat Gigi Saja Tidak Cukup

Fungsi Protein Penting untuk Mendukung Tubuh Beraktivitas