Konten dari Pengguna

Lautan Asa dalam Puisiku

Alexander Johan  Wahyudi

Alexander Johan Wahyudi

Alexander Johan, kelahiran Yogyakarta 1989. Pengajar bahasa, sastra, dan jurnalistik SMA Trinitas Bandung. Alumni Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Penulis aktif di media massa online. Menulis untuk proses kreatif dan menebar informasi.

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Alexander Johan Wahyudi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Sumber Foto: Pexels.com/Sebastian Sørensen
zoom-in-whitePerbesar
Sumber Foto: Pexels.com/Sebastian Sørensen

Kubertamasya bersama gelombang

Pagi, sore, malam

Berenang tenggelam dengan mahkota ketidakpastian

pagi, sore, malam

Hingga akhirnya singgah di Kota Kembang

Gelar tak semua penaka angkasa

Gelar bisa saja tentang menyelam

Menyelami lautan asa terdalam

Tuk mencari singgasana mutiara

Gelap hingga dasar pernah kuselami

Hampir mati kurasakan rasa hati

Gelap hingga dasar kuarungi

di sini tak lagi kulihat relung arti

Kita lahir...

Hidup dan bersaing untuk bergelar

Kita Hidup...

bergelar dan bersaing, untuk hidup

Hidup bukan tentang mutiara saja

Hidup pun bukan soal gelar saja

Kita lahir untuk hidup

Kita hidup tuk menghidupi hidup

Kini t'lah cukup ku menyelami

Lautan asaku

Dan tentang mutiaraku

Kini akan kusyukuri

Sudut Kota Kembang, 2021

Sebuah puisi yang mengajarkan pada pada kita, bahwa besarnya sebuah ambisi dalam kehidupan perlu diimbangi pula dengan besarnya rasa syukur kita kepada Tuhan Yang Maha Kuasa.

Alexander Johan Wahyudi, kelahiran Cirebon 1989. Pengajar bahasa dan sastra Indonesia SMA TRINITAS BANDUNG. Lulusan Universitas Sanata Dharma, Yogyakarta. Penulis aktif media massa online.