Pencarian populer
USER STORY
1 November 2018 14:21 WIB
0
0
Ancaman Scam dari Stiker WhatsApp Abal-Abal
Stiker lucu dari Whatsapp (Foto: Dok. Pribadi)
Siapa yang tidak iri jika teman mengirim WhatsApp berisi banyak gambar stiker lucu seperti gambar di atas. Tapi Whatsapp di handphone kita tidak bisa. Apalagi fitur ini merupakan fitur resmi dari WhatsApp dan tentunya akan keren jika bisa pamer ke teman-teman dengan stiker dalam chat.
Hal ini yang dimanfaatkan dengan cerdik lagi-lagi oleh scammer untuk dengan membuat scam yang harus di-broadcast ke 20 pengguna WhatsApp lain jika ingin mendapatkan stiker. Jika korbannya termakan oleh broadcast tersebut, selain menjadi agen memviralkan scam, ia juga menjadi target datanya diambil dengan “sukarela” di mana ia akan digiring untuk mengisi survei berbayar dengan iming-iming mendapatkan undian handphone mahal. Lihat gambar di bawah.
Scam stiker Whatsapp memanfaatkan tidak meratanya penyebaran stiker Whatsapp (Foto: Dok. Pribadi)
Masalahnya adalah versi WhatsApp yang bisa menggunakan stiker resmi adalah minimal versi 2.18.229, sedangkan 1 November 2018 versi resmi WhatsApp menurut update yang terbaru di PlayStore adalah versi 2.18.327. Maka dengan cepat scam ini menyebar dengan pemberi harapan palsu alias PHP atau janji gombal untuk memberikan stiker WhatsApp asalkan mengikuti perintah yang diberikan oleh pembuat scam.
Jika tautan tersebut diklik, maka halaman scam telah siap menyambut di http://stickers.newemoji.online seperti pada gambar 3 di bawah ini.
Situs yang menjanjikan stiker Whatsapp (Foto: Dok. Pribadi)
Ibarat tapa brata enteng jodoh di gunung, syarat bagi pengguna WhatsApp supaya enteng stiker. Syaratnya adalah:
  1. Share ke 20 teman/grup WhatsApp dengan mengklik tombol yang telah dipersiapkan.
  2. Setelah sharing klik continue.
  3. Stiker akan aktif.
Padahal kenyataannya, mau di-share berapa kalipun atau di-share ke Mark Zuckerberg sekalipun, sejauh aplikasi WhatsApp anda belum minimal versi 2.18.229, stiker resmi WhatsApp tidak akan muncul di aplikasi anda.
Malah yang akan terjadi adalah anda akan digiring ke beberapa situs iklan, undian, dan situs pengisian survei yang semuanya memberikan keuntungan finansial kepada pembuat scam. Tergantung seberapa bonafide anda menurut pembuat scam, yang akan dijadikan iming-iming adalah ponsel menengah seperti Oppo atau ponsel mahal seperti Samsung S9 (lihat gambar 4, 5 dan 6).
Penerima scam akan diiming-imingi “kesempatan” memenangkan ponsel Oppo (Foto: Dok. Pribadi)
Kata bersayap digunakan HP “dicadangkan” untuk anda. Tujuannya adalah anda harus mengisi survey dan memasukkan data. (Foto: Dok. Pribadi)
Anda akan diminta memasukkan data nomor telepon dan email dan dimasukkan ke dalam database pengiklan (Foto: Dok. Pribadi)
Jika korbannya percaya akan harapan untuk mendapatkan handphone dan profilnya sesuai dengan yang diminta oleh pengiklan, maka ia akan digiring untuk mengisi kuesioner/survei yang akan memberikan keuntungan finansial bagi pembuat scam. Adapun bentuk survei yang diisi terlihat pada gambar 7 dan 8 di bawah ini:
Survei berbayar yang kemungkinan diminta oleh perusahaan asuransi untuk mendapatkan calon data potensial dan diakali oleh pembuat scam (Foto: Dok. Pribadi)
Kemungkinan besar motif pembuat scam ini adalah ingin mendapatkan keuntungan finansial dari perusahaan yang sedang mengumpulkan database guna memasarkan produknya, salah satunya adalah perusahaan asuransi. Namun cara yang digunakan kurang terpuji dengan menyebarkan scam yang memanfaatkan popularitas stiker WhatsApp yang kalau diklik akan mendapatkan iming-iming handphone mahal dan diarahkan untuk mengisi data.
Dalam skenario terburuk, ada risiko yang harus diperhatikan oleh para penerima scam. Di mana anda dapat saja diarahkan pada situs malware seperti pada kasus ransomware GandCrab yang memanfaatkan malvertising (malware advertising).
Pengunjung situs ini telah dipersiapkan akan menjadi sasaran ransomware yang mengeksploitasi celah keamanan piranti lunak sehingga secara otomatis malware/ransomware akan aktif dan berjalan mengenkripsi data perangkat korbannya dengan hanya mengunjungi situs yang telah dipersiapkan. Bukannya mendapatkan handphone malah anda yang harus membayar pembuat ransomware jika ingin mendapatkan kembali data anda yang dienkripsi.
Kesimpulan
Seperti yang telah diutarakan di atas, syarat untuk mendapatkan stiker WhatsApp adalah memperbaruinya ke versi 2.18.229. Jadi berapa banyakpun scam yang anda bagikan tidak akan membantu anda mendapatkan stiker WhatsApp.
Yang ada anda menyusahkan teman atau grup anda dengan scam. Dan kemungkinan terburuk yang terjadi, bisa saja terjadi infeksi malware, ransomware, atau pencurian data pada tautan yang diberikan oleh scam.
Segera informasikan kepada teman anda bahwa pesan yang anda sebarkan adalah scam dan jangan diikuti atau disebarkan. Jika anda masih penasaran dengan stiker WhatsApp, bersabar menunggu giliran sampai mendapatkan versi 2.18.229.
Kalau memang sudah ngebet yah ikuti saja beta program WhatsApp yang akan memungkinkan Anda selalu mendapatkan versi terbaru. Namun terkadang aplikasinya belum sempurna.

Salam,
Alfons Tanujaya
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Lorem ipsum dolor sit amet 
Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit. Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipiscing elit.
11 Desember · · ·
Bagikan ide, informasi, momen dan cerita kamu melalui
kumparan
Dengan ini kamu menyetujui syarat
& layanan dari kumparan
Tentang kumparan · Bantuan · Ketentuan & Kebijakan Privasi · Panduan Komunitas · Pedoman Media Siber · Iklan · Karir
2018 © PT Dynamo Media Network
Version: web: