kumparan
KONTEN PENGGUNA
5 November 2018 12:20

Angkat Isu Kesehatan Mental, Teater Pandora Pentaskan Rumah Rahasia Perempuan

Pementasan Rumah Rahasia Perempuan, Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta (Foto : Nino Nirmolo)
ADVERTISEMENT
Jakarta, 3 November 2018
Teater Pandora kembali menghadirkan produksinya yang ke-8 dengan mengangkat isu kesehatan mental dan bertema keluarga melalui pementasan Rumah Rahasia Perempuan.
Rumah Rahasia Perempuan merupakan sebuah karya adaptasi dari dari naskah peraih The Pulitzer Prize tahun 2008, August: Osage County karya Tracy Letts, penulis skenario dan aktor berkebangsaan Amerika Serikat.
Pentaskan Karya Mendunia
Rumah Rahasia Perempuan bercerita tentang sebuah keluarga yang mengalami disfungsi karena ketiadaan seorang ayah (the absence of father). Berlatar di Surabaya, cerita berpusat pada kehidupan lima orang perempuan dari 3 generasi dengan segala permasalahannya: Martha, sang ibu berusia 58 tahun dengan problem kejiwaan dan kecanduan obatnya; Diana, Lisa, dan Mia, anak-anak Martha dengan problem keluarga, asmara, dan karir mereka masing-masing; serta Arlen, remaja berusia 16 tahun yang mewakili generasi Millenial dengan problem pencarian jati diri dan pemberontakannya.
ADVERTISEMENT
Martha, dalam kesendiriannya, hanya ditemani seorang pelayan bernama Anna, harus kembali bertemu dengan anak-anaknya yang telah lama pergi meninggalkan rumah. Namun pertemuan ini hanya dimungkinkan setelah mereka mendapat kabar bahwa Martin, ayah mereka—satu-satunya laki-laki dalam keluarga, menghilang. Namun pertemuan ini justru menguak berbagai rahasia dan masalah yang selama ini disembunyikan. Empat perempuan dewasa, penuh rahasia, berkumpul kembali di rumah masa kecil mereka, dihadapkan pada dua pilihan: bertahan dengan ibu mereka yang kacau; atau pergi meninggalkan rumah.
Ini adalah kali pertama naskah August: Osage County dipentaskan di panggung Indonesia. Karya Tracy Letts ini merupakan pemenang salah satu dari tujuh penghargaan pulitzer, sebuah penghargaan yang dianggap tertinggi dalam bidang jurnalisme cetak di Amerika Serikat. Penghargaan ini juga diberikan untuk pencapaian dalam bidang sastra dan gubahan musik.
ADVERTISEMENT
Masalah sosial yang dekat dengan kehidupan sehari-hari
Dipentaskannya Rumah Rahasia Perempuan didasarkan pada concern yang mendalam tentang banyaknya orang—terutama anak muda—yang memiliki masalah dalam keluarga yang pada gilirannya dapat menyebabkan masalah kesehatan mental seperti depresi, rasa cemas berlebihan (anxiety), ataupun perasaan selalu sendiri (loneliness).
”Kami menemukan bahwa banyak dari masalah kesehatan mental itu asalnya dari permasalahan keluarga. Dan dalam banyak keluarga, masalah ini tidak pernah dibahas secara terbuka. Akhirnya banyak dari mereka yang terlepas (detached) dari keluarga dan jadi orang yang pemurung atau lari ke hal-hal yang negatif. Banyak keluarga take it for granted bahwa keluarga mereka harmonis dan baik-baik saja, padahal kenyataannya tidak,” ujar sutradara Rumah Rahasia Perempuan, Yoga Muhammad.
ADVERTISEMENT
Melalui Rumah Rahasia Perempuan, Pandora ingin menyampaikan pesan tentang permasalahan sosial yang dekat dengan kehidupan kita, dimulai dari unit sosial terkecil, yaitu keluarga. Hal tersebut ditujukan untuk menyadarkan tentang pentingnya arti sebuah keluarga, yang bisa jadi tidak sempurna, namun itulah yang kita punya. Pesan ini cukup berkesan bagi salah satu penonton, yaitu Fachri, seorang pegawai swasta yang tinggal jauh dari keluarga.
“Gue sih merasa didekatkan ya, kaya diingetin lagi gitu. Ngeliat gimana kondisi ekstrem peliknya konflik batin antar anggota keluarga. Mungkin keluarga gue ngga seekstrem itu, tapi yang jelas setiap keluarga punya konfliknya masing masing yang kalo diendapkan bisa meledak sebegitunya,” ujar Fachri.
Di samping itu, Pandora juga berusaha untuk mengusik kepedulian masyarakat terhadap isu kesehatan mental yang kerapkali terabaikan. Permasalahan ini nyata tapi seakan tidak terlihat, namun jika tidak ditangani dengan baik, dapat berujung pada perilaku menyimpang seperti kecaduan obat, alcoholism, hingga perilaku suicidal (bunuh diri).
ADVERTISEMENT
Mendorong Bangkitnya Industri Teater Indonesia
Salah satu permasalahan penting yang dihadapi oleh para pelaku seni pertunjukan, khususnya teater adalah perkembangan seni teater itu sendiri. Hingga saat ini, Pandora melihat industri teater tanah air belum dapat dikatakan benar-benar sebagai industri. “Masyarakat belum bisa melihat teater sejajar dengan industri lainnya yang tentu berkonsekuensi pada bagaimana mereka mengkonsumsi teater, termasuk penganggaran biaya untuk menonton teater”, ungkap pimpinan produksi Rumah Rahasia Perempuan, Luthfi Amri Nasution.
Masalah ini tentunya tidak hanya dipandang sebagai penghalang, tetapi juga sebagai tantangan dalam mendorong bankitnya industri teater Indonesia. Hal tersebut juga dikemukakan oleh Luthfi, “Sebagai tantangan, kami melihat bahwa dengan belum adanya industri menandakan perlu adanya pionir yang mampu membawa gelombang pembangunan industri teater. Dalam hal ini, Teater Pandora dengan semangat seni pertunjukan, ingin menjadi pionir pembangunan industri lewat semangat merevolusi teater; dalam hal ini adalah suprastruktur masyarakat.”
ADVERTISEMENT
Akan tetapi, pembangunan industri teater bukanlah gagasan yang mudah untuk direalisasikan. Hal tersebut dikarenakan pandangan “jalan sunyi teater” masih sangat kental pada masyarakat Indonesia. Oleh karena itu, dibutuhkan upaya integrasi dan saling bahu membahu dari seluruh elemen seni dan industri yang lebih dahulu berkembang.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan